12 November 2021, 23:41 WIB

Penjualan Naik 20%, HPM Berharap Diskon PPnBM Berlanjut


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEBIJAKAN relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100%, berhasil mengerek angka penjualan produk PT Honda Prospect Motor (HPM) hingga 20%. Perusahaan otomotif itu berharap, kebijakan dari pemerintah itu terus lanjut atau diperpanjang hingga tahun depan.

"Kami yakin pemerintah akan mengambil kebijakan yang terbaik untuk tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi ini," kata Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy, Jumat (12/11).

Dia menerangkan, pada periode Januari hingga Oktober 2021 total penjualan retail unit Honda capai 74.480 unit. "Angka ini naik 20% meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. PPnBM DTP itu terbukti berhasil mendongrak penjualan mobil," ungkapnya.

Dari angka tersebut, untuk model kendaraan Honda yang mendapatkan relaksasi pajak mobil itu sebesad 47.312 unit dari periode Januari hingga Oktober. Angka ini meningkat 52% dibandingkan tahun lalu atau di 2020.

Diketahui, penjualan Honda di Oktober 2021 misalnya, berasal dari Honda Brio yang mendapat total penjualan 2.172 unit. Lalu, disusul dengan Brio Satya sebanyak 1.199 unit dan Brio RS dengan 973 unit. Kemudian, Honda CR-V terjual sebesar 1.544 unit, Honda HR-V 1.5L laku 1.138 unit, Honda BR-V terjual dengan 166 unit dan lainnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi mengungkapkan, kebijakan PPnBM 100% itu telah membuat penjualan kendaraan bermotor di Indonesia meningkat sampai dengan 68% sejak diberlakukannya kebijakan tersebut. (OL-15)

BERITA TERKAIT