11 November 2021, 15:07 WIB

Kementerian ESDM Dorong Investasi Minerba di Indonesia


M. Ilham Ramadhan Avisena |

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendukung peningkatan investasi di Indonesia. Hal itu sejatinya tertuang dalam Peraturan Pemerintah 96/2021 (PP) tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Menurut Direktur Pembinaan Program Mineral dan Batubara Ditjen Minerba Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Sunindyo Suryo Herdadi, PP 96/2021 mencakup tiga poin utama dalam urusan investasi, yakni, pertama kemudahan berusaha.

"Kami menyerahkan izin-izin yang dulunya menjadi kewenangan ESDM ke BKPM sebagai bagian dari Kementerian ESDM pro terhadap investasi dan bagaimana memberikan kemudahan bagi pelaku usaha," tuturnya dalam Indonesia Bicara bertajuk Kebijakan Investasi dan Ketahanan Nasional, Kamis (11/11).

Hal kedua, sambung Sunindyo, yaitu kepastian berusaha. Kementerian ESDM disebut akan melakukan proses evaluasi dan penerbitan yang penuh kehati-hatian. Hal itu menurutnya dalam rangka tertib administrasi dan juga kemudahan dalam pengawasan ke depan.

Baca juga: Investasi Dorong PDB per Kapita US$23.200 pada 2045

Poin ketiga yakni pengutamaan kepentingan nasional. Dalam konteks energi, kata Sunindyo, hal yang paling penting ialah mengamankan pasokan kebutuhan di dalam negeri.

"Ke depan, sebagai bagian dari dukungan minerba terhadap peningkatan industri teknologi maju, pengembangan industri baterai, energi baru terbarukan yang memang membutuhkan teknologi penyimpanan energi yang baik, ini menjadi poin penting di dalam pengutamaan kepentingan nasional," jelasnya.

Selain itu Kementerian ESDM juga mendorong terjaganya iklim investasi minerba guna mendongkrak perekonomian di tengah pandemi covid-19. Sunindyo bilang, pemerintah optimis target investasi minerba di 2021 akan tercapai.

Hingga triwulan III 2021, realisasi investasi minerba di Indonesia telah mencapai US$2,7 miliar, 62,7% dari yang ditargetkan sebesar US$4,3 miliar. (A-2)

BERITA TERKAIT