05 November 2021, 13:59 WIB

Pekerja Tambah 2,6 Juta dan Pengangguran Turun 600 Ribu


Insi Nantika Jelita |

SELAMA kondisi pandemi covid-19, jumlah orang yang bekerja di Indonesia naik selama setahun terakhir. Dalam laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pekerja mencapai 131,05 juta orang per Agustus 2021.

"Angka ini ada penambahan 2,6 juta orang kalau dibandingkan Agustus 2020," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/11). Jumlah pekerja ini terbagi atas pekerja penuh sebanyak 85,26 juta per Agustus 2021, naik 2,24 juta orang dibanding periode yang sama di tahun lalu (yoy). 

Kemudian, pekerja parah waktu sebanyak 35,37 juta orang di periode yang sama. Ini meningkat 2,03 juta dibanding Agustus 2020. Lalu dari kategori setengah penganggur ada 11,42 juta orang.

Angka 131,05 juta tersebut masuk dalam angkatan kerja di Indonesia dengan total 140,15 juta orang per Agustus. Angka ini meningkat 1,93 juta dibanding periode yang sama di tahun lalu.

Dari angkatan kerja itu, sebanyak 9,10 juta orang masuk dalam kategori pengangguran. "Angka pengangguran ini menurun sebanyak 670 ribu orang," tambah Margo.

Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar yaitu sektor industri pengolahan dengan 0,65%. Lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan terbesar yaitu sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan 1,43%.

Terdapat 21,32 juta orang atau 10,32% penduduk usia kerja yang terdampak covid-19. Ini terdiri dari pengangguran karena covid-19 sebanyak 1,82 juta orang, lalu kategori bukan angkatan kerja (BAK) karena covid-19 sebesar 700 ribu orang per Agustus tahun ini.

Baca juga: Realisasi KUR Sektor Pertanian Lampaui Target

Tidak bekerja karena covid-19 mencapai 1,39 juta orang. Penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena covid-19 sekitar 17,41 juta orang per Agustus 2021. (OL-14)

BERITA TERKAIT