05 November 2021, 13:44 WIB

Indonesia Luncurkan Spice Up the World


Heryadi | Ekonomi

PADA gelaran National Day, pemerintah Indonesia sekaligus meluncurkan kampanye program Indonesia Spice Up the World. Dengan kampanye ini, diharapkan dapat meningkatkan perdagangan rempah-rempah dan bumbu Indonesia.

Selain itu, dengan program ini ekspor rempah-rempah diharapkan meningkat 25% menjadi US$2 miliar di 2024 dan penambahan 4.000 restoran Indonesia di mancanegara. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi mengatakan, ekspor rempah-rempah Indonesia pada Januari-Agustus 2021 tercatat sebesar US$499,1 juta. Nilai tersebut tumbuh 12,88% dibandingkan periode yang sama pada 2020.

"Produk rempah Indonesia yang diekspor yaitu pala, cengkih, lada putih, kayu manis, dan kapulaga. Negara tujuan utama ekspor rempah-rempah Indonesia ialah Amerika Serikat, Tiongkok, India, Vietnam, dan Belanda," papar Didi di Pavilion Indonesia di Expo2020 Dubai, Kamis (4/11).

Program yang dinaungi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu melibatkan lintas kementerian/lembaga. Target potensialnya yakni Australia dan negara-negara di Afrika, meski tidak menutup kemungkinan dari negara lain di penjuru dunia.

Baca juga: Ribuan Diaspora Indonesia Antusias Saksikan National Day

"Atas nama Indonesia, dengan rendah hati kami merasa terhormat menjadi bagian dan bisa berbagi sejarah kami, budaya kami, aspirasi kami, dan tentu saja tidak terlupakan kekayaan kuliner lezat khas Indonesia dengan komunitas global," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (OL-14)

BERITA TERKAIT