02 November 2021, 23:13 WIB

Sandiaga : RI-Arab Saudi Jajaki Pembukaan Visa Turis untuk Haji dan Umrah 


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

PEMERINTAH Indonesia dan Arab Saudi tengah membahas potensi kerja sama bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya pembukaan kebijakan visa turis termasuk visa untuk haji dan umrah. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan hal tersebut usai bertemu Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi di Kantor Kemenparekraf, Selasa (2/11). 

"Mudah-mudahan kita bisa bekerja sama dan saling berkolaborasi dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua negara," ucapnya dalam keterangan resmi. 

Diketahui, pada November 2020 lalu, pemerintah Arab Saudi sementara menghentikan proses visa untuk Indonesia, setelah adanya 13 jamaah umrah asal Indonesia yang positif covid-19. 

Hampir setahun menjelang, negara tersebut akhirnya kembali mengizinkan jamaah Indonesia untuk menunaikan ibadah umrah. Keputusan ini melalui nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada Jumat (8/10), yang disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. 

Selain itu, Sandiaga juga menyampaikan, dalam hal materi mempromosi pariwisata Indonesia untuk Arab Saudi nantinya juga akan menggunakan bahasa Arab. 

Baca juga : Wamendag: Game Lokal Macam Lokapala, Ekspornya Lebih Mudah

Pihak Indonesia juga meminta dukungan Arab Saudi dalam penyelenggaraan Konferensi G20 yang akan digelar tahun depan di Bali 

Selain event besar tersebut, diharapkan ada kerja sama antar-kedua negara dalam menyelenggarakan berbagai jenis event, seperti olahraga berkuda, memanah, dan berenang. Serta adanya pertukaran informasi seputar perkembangan vaksinasi dan isu-isu kesehatan antara Indonesia dengan Arab Saudi. 

"Kami berharap kerja sama ini akan mempererat hubungan bilateral antar kedua negara, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," sebut Sandiaga. 

Arab Saudi tercatat sebagai salah satu negara di Timur Tengah yang memberikan kontribusi pariwisata terbesar untuk Indonesia. Tercatat, sebelum pandemi covid-19, spending per arrival wisatawan Saudi Arabia ke Indonesia pada 2019 sebesar US$1,592 dengan rata-rata lama menginap wisatawan selama 13 hari atau hampir dua minggu. 

"Saudi Arabia adalah tempat yang sangat bagus untuk dikunjungi. Oleh karena itu, melalui pertemuan ini mudah-mudahan kita bisa meningkatkan pariwisata baik di Saudi Arabia maupun Indonesia,” tutup Esam. (OL-7)

BERITA TERKAIT