31 October 2021, 19:00 WIB

Transformasi Belanja Properti, Sinar Mas Land Jual Produk melalui JD.ID


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DATA dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan transaksi e-commerce Indonesia pada 2021 mencapai 48,4% dari tahun sebelumnya. Sinar Mas Land memanfaatkan peluang tersebut dengan melakukan investasi dan terobosan di bidang property technology. 

Salah satu upaya Sinar Mas Land yaitu menjual produk propertinya di platform e-commerce di Indonesia yaitu JD.ID. Keputusan Sinar Mas Land menjual produk properti di platform JD.ID merupakan salah satu bentuk lanjutan dari kerja sama kedua perusahaan pada Agustus lalu dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia serta memudahkan proses belanja masyarakat.

Tingginya angka transaksi e-commerce di Indonesia tidak terlepas dari banyaknya pengguna smartphone dan kultur digital anak muda. Mengutip data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika 2021, pengguna ponsel pintar mencapai 167 juta orang atau 89% dari total penduduk Indonesia. 

Terlebih lagi dengan pandemi Covid-19 di Indonesia, platform e-commerce memudahkan proses belanja hanya dengan sentuhan jari. Dengan alasan yang sama, Sinar Mas Land berupaya mentransformasi cara membeli properti dari konvensional menjadi digital untuk memperkenalkan properti lebih dini kepada anak muda.

Managing Director Business Development Sinar Mas Land Alim Gunadi menyampaikan bahwa kalangan yang banyak memanfaatkan platform e-commerce ialah anak muda. Mereka ini merupakan early adopters, khususnya Gen Z. 
"Kami merasa bahwa menjangkau anak muda untuk mengerti tentang properti lebih dini akan memberikan manfaat tidak hanya bagi pengembang properti tetapi juga bagi mereka. Sebenarnya tidak hanya anak muda, tetapi secara umum kami ingin memberikan pengalaman berbelanja properti yang inovatif kepada setiap orang melalui JD.ID. Berbelanja di e-commerce tentu berbeda, karena calon pembeli tidak harus datang ke lokasi lalu bertanya kepada pemasar apabila ingin mengetahui harga dan fitur sebuah properti. Cukup dengan menggeser dan menekan layar saja lalu mendapatkan informasi yang diinginkan," tutur Alim. 

Chief Marketing Officer JD.ID Leo Haryono juga menyampaikan tujuan memanfaatkan berbagai platform jual-beli dalam bisnis properti. Ia mengakui pemanfaatan platform offline sekaligus online dalam kegiatan jual-beli tengah digiatkan oleh Sinar Mas Land. Salah satunya memanfaatkan platform e-commerce untuk pemasaran dan penjualan produknya. 

Sebelumnya Sinar Mas Land hanya menggunakan pendekatan konvensional seperti pemasaran langsung, iklan di luar ruangan, dan booth pemasaran. Tahun ini JD.ID pun sedang fokus mengimplementasikan strategi bisnis omni-channel yang mengkombinasikan dua saluran bisnis untuk melengkapi satu sama lain. "Harapannya kombinasi ini dapat menghadirkan kemudahan, kenyamanan, serta kebebasan bagi para konsumen kami dalam memilih cara belanja yang paling sesuai untuk mereka. Terobosan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia dan memenuhi kebutuhan akan properti berkualitas," ujar Leo.

Baca juga: Sinar Mas Land Raih ESG Disclosure Awards 2021

Sinar Mas Land secara efektif menjual produknya di platform JD.ID mulai 24 Oktober 2021 dengan nama akun resmi Sinar Mas Land. Mekanisme penjualan secara online mempermudah konsumen melakukan booking online termasuk komunikasi secara live dengan fitur chat. Dengan memanfaatkan omnichannel ini, Sinar Mas Land memprediksi peningkatan target pasar dari kalangan milenial. Selama periode launching hingga 30 November 2021, pembeli berkesempatan mendapatkan diskon booking fee sebesar Rp500 ribu dan voucer belanja hingga jutaan rupiah. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT