29 October 2021, 18:27 WIB

12 Proyek Migas Rampung Tahun Ini, Investasi Capai Rp21,7 Triliun


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan 12 proyek migas berhasil diselesaikan pada tahun ini. Adapun belasan proyek tersebut dapat onstream atau beroperasi hingga kuartal III 2021.

"Proyek itu memberikan tambahan produksi migas nasional sebesar 14.486 barel minyak per hari (BOPD) dan 489 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) gas. Dengan total investasi US$1,5 miliar atau setara Rp21,75 triliun," ungkap Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dalam keterangan resmi, Jumat (29/10).

Lebih lanjut, dia menjelaskan 12 proyek yang sudah onstream, yaitu Lematang Compression Medco E&P Lematang, WB NAG Compression PetroChina Jabung Ltd., Gas Supply to RU-V Pertamina Hulu Mahakam, Merakes Eni East Sepinggan dan North Area Jindi South Jambi Block B. 

Baca juga: Pertamina: Tak Ada Kelangkaan Solar di Jakarta, Banten dan Jabar

Kemudian, EPF Belato 2 Seleraya Merangin Dua, SP akasia Bagus Pertamina EP, KLD PHE  ONWJ, Upgrade Bangadua Pertamina EP, Sidayu Saka Indonesia Pangkah Ltd., West Pangkah Saka Indonesia Pangkah Ltd., hingga EOR Jirak Pertamina EP.

Julius menyebut keberhasilan penyelesaian proyek ini memberikan prognosa baru jumlah proyek yang diperkirakan dapat onstream di 2021 menjadi 15 proyek. Adapun tiga proyek lainnya tengah dikejar SKK Migas dengan berkoordinasi bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Bakal ada tambahan tiga proyek yang onstream, yaitu SP Bambu Besar (Asso) Pertamina EP yang diperkirakan memberikan tambahan produksi gas sebesar 7 MMSCFD, proyek Bukit Tua Phase 3 Petronas Carigali Ketapang II Ltd., dengan potensi tambahan produksi 14.000 BOPD dan 30 MMSCFD gas," imbuhnya.

Baca juga: Harga Minyak Naik, Setoran Hulu Migas Telah Lampaui Target APBN

Terdapat satu lagi Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor hulu migas, yaitu Jambaran Tiung Biru Pertamina EP Cepu dengan potensi produksi gas 330 MMSCFD. Apabila ketiga proyek itu berhasil onstream, ada tambahan produksi minyak 14.000 BOPD dan gas 367 MMSCFD. 

Secara keseluruhan, jika 15 proyek bisa onstream pada 2021, tambahan produksi minyak akan mencapai 28.486 BOPD dan gas sebesar 856 MMSCFD. “Total investasi di proyek hulu migas akan sangat besar, jika 15 proyek bisa onstream. Angka investasi akan melompat menjadi US$2,92 miliar atau setara Rp42,34 triliun," ucap Julius.(OL-11)
 

 

BERITA TERKAIT