29 October 2021, 07:00 WIB

Laba Bersih CIMB Niaga Triwulan III Melesat 69%


Mediaindonesia.com | Ekonomi


PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp3,2 triliun pada sembilan bulan pertama 2021 (9M21), naik sebesar 69%  secara year-on-year (yoy) dan menghasilkan earnings per share Rp126,38.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, “Kami melaporkan pertumbuhan positif pada kinerja keuangan CIMB Niaga di sembilan bulan pertama tahun 2021. Laba bersih meningkat sebesar 69% yoy menjadi Rp3,2 triliun. Pencapaian ini menghasilkan kinerja yang berada di atas level sebelum COVID-19, didukung oleh pendapatan operasional dan pengendalian biaya yang dikelola dengan baik. Sehingga, kami dapat mempertahankan double-digit ROE sebesar 10,8% (ROE tidak termasuk Exceptional Items sebesar 11,2%). Pada aspek neraca keuangan, kami berhasil meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga (“DPK”) sebesar 7,6% yoy dengan rasio CASA sebesar 61,7%.

Meskipun tren indikator covid-19 yang membaik, kami tetap optimistis dengan berhati-hati terhadap kinerja di masa mendatang. Ke depan, kami terus mengembangkan bisnis bank melalui implementasi strategi lima pilar yang solid. Kami senantiasa menyediakan solusi perbankan terbaik untuk nasabah, yang didukung oleh transformasi digital dan data analytics.”  

Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga tercatat baik masing-masing sebesar 22,6% dan 76,7% per 30 September 2021.

Dengan total aset mencapai Rp295,4 triliun per 30 September 2021, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset.

Total penghimpunan DPK tercatat sebesar Rp228,0 triliun dengan rasio CASA sebesar 61,7%. Adapun Giro dan Tabungan mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 8,5% yoy dan 11,7% yoy, sejalan dengan komitmen Bank untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.

“Sebagai salah satu pelopor layanan keuangan digital terlengkap di Indonesia, Super App OCTO Mobile terus menyediakan solusi finansial yang relevan untuk meningkatkan kenyamanan nasabah dalam memenuhi beragam kebutuhan perbankan. Per 30 September 2021, transaksi finansial digital melalui OCTO Mobile meningkat sebesar 94,6% yoy. Kami akan terus meluncurkan fitur-fitur baru untuk memenuhi kebutuhan seluruh segmen nasabah,” kata Tigor.

Jumlah kredit yang disalurkan sebesar Rp177,0 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking yang tumbuh 5,7% yoy Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 8,1%yoy, sementara Kredit Pemilikan Mobil (KPM) meningkat sebesar 13,4% yoy.

Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (“UUS”) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp35,4 triliun (+8,6% Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp36,7 triliun (+4,6% ) per 30 September 2021.

Jaringan

CIMB Niaga terus mengembangkan produk-produk berbasis digital untuk melengkapi layanan yang diberikan melalui kantor cabang. Per 30 September 2021, 96% dari total transaksi nasabah telah dilakukan melalui layanan digital banking seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, BizChannel@CIMB, Automated Teller Machines (ATM), dan Rekening Ponsel.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya, CIMB Niaga terus berupaya untuk meningkatkan customer experience dengan menawarkan berbagai produk dan layanan yang komprehensif melalui 424 jaringan kantor (termasuk 33 Mobile Branch dan 37 Digital Lounge). Per 30 September 2021, jaringan Bank secara nasional didukung oleh 3.624 ATM, 246.924 Electronic Data Capture (EDC & QR), dan 888 Cash Deposit dan Recycle Machines. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT