28 October 2021, 20:42 WIB

Ini Kontribusi Bank Syariah Indonesia pada Pemulihan Ekonomi


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

BANK Syariah Indonesia turut berkontribusi pada agenda pemulihan ekonomi nasional. Hal itu dilakukan melalui penyaluran pembiayaan yang dananya berasal dari penempatan pemerintah.

"Ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk turut serta mendorong pemulihan ekonomi nasional. Harapannya, optimisme masyarakat kembali bertumbuh dan ekonomi kembali membaik," ujar Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk Hery Gunardi dalam konferensi pers secara daring, Kamis (28/10).

Tercatat hingga Oktober 2021 BSI telah merealisasikan program PEN sebesar Rp4,5 triliun kepada 18.539 debitur. Angka itu 1,5 kali lebih tinggi dari dana PEN yang diterima sebesar Rp3 triliun.

Selain mendorong pemulihan melalui penyaluran pembiayaan, BSI melakukan restukturisasi pembiayaan guna meringankan beban nasabah di tengah tekanan pandemi covid-19. Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar menuturkan, hingga September 2021 perseroan telah merestrukturisasi pembiayaan senilai Rp20,74 triliun. 

Nilai restrukturisasi itu setara 12,7% dari baki debet perseroan dan mencapai 8,74% dari total penyaluran pembiayaan. Adapun restrukturisasi itu diberikan kepada 96 ribu nasabah. 

Alun bilang, mayoritas nasabah yang direstrukturisasi pembiayaannya berasal dari sektor UMKM. "Dari total nasabah yang direstrukturisasi, sebanyak 71% atau 68 ribu nasabah tergolong UMKM dengan nilai Rp9,38 triliun," jelasnya.

Baca juga: BTN Tawarkan Fitur Cicilan Lebih Rendah bagi Milenial

"Sektor UMKM akan terus kami tumbuhkan. Kami akan terus menyalurkan pembiayaan kepada UMKM yang sehat dan sustain," kata Alun. (OL-14)

BERITA TERKAIT