23 October 2021, 20:19 WIB

Saudi Aramco Targetkan Nol Emisi Karbon pada 2050


Mediaindonesia.com |

RAKSASA energi Saudi Aramco berkomitmen untuk menjadi perusahaan bersih karbon pada 2050. Ini tak lama setelah kerajaan itu mengatakan pihaknya bertujuan mencapai nol emisi karbon pada 2060.

Arab Saudi, pengekspor minyak mentah utama dunia, mengatakan akan bergabung dengan upaya global untuk mengurangi emisi metana hingga 30% pada 2030. "Saudi Aramco akan mencapai ambisi untuk menjadi nol emisi karbon dari operasi kami pada 2050," kata Presiden and CEO Aramco Amin Nasser dalam forum Saudi Green Initiative, Sabtu (23/10).

"Kami memahami bahwa jalannya akan rumit. Transisi akan memiliki tantangannya sendiri, tetapi kami yakin kami dapat memenuhinya dan mempercepat upaya kami menuju masa depan rendah emisi."

Sebelumnya, dalam pidato yang direkam, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kepada forum bahwa target kerajaan yaitu mencapai nol emisi karbon pada 2060. Saat KTT iklim global COP26 global semakin dekat, serangkaian negara telah berjanji untuk mencapai nol emisi karbon pada 2050. Maskapai penerbangan dan bank global juga menargetkan tujuan pada abad pertengahan.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, Jumat, situasi iklim saat ini merupakan tiket satu arah untuk bencana. Ia menekankan perlunya menghindari kegagalan di COP26 di Glasgow.

Baca juga: Peduli Lingkungan, GRP Dukung Program Karbon Netral  

Diadakan antara 31 Oktober dan 12 November, pertemuan itu dipandang sebagai langkah penting dalam menetapkan target emisi di seluruh dunia untuk memperlambat pemanasan global. Arab Saudi diperkirakan mengeluarkan sekitar 600 juta ton karbon dioksida per tahun atau lebih banyak dari Prancis dan lebih sedikit dari Jerman. Pada 2050 telah menjadi fokus netralitas karbon yang didefinisikan sebagai pencapaian keseimbangan antara emisi karbon dan penyerapan karbon dari atmosfer. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT