20 October 2021, 19:44 WIB

Pemerintah Tawarkan Tiga Proyek Energi Terbarukan kepada Jepang


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PEMERINTAH Indonesia menawarkan tiga proyek investasi dalam sektor energi terbarukan kepada pelaku usaha Jepang dalam Indonesia-Japan Business Forum (IJBF) ke-2. Kegiatan ini juga dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari kalangan bisnis Jepang.

IJBF ke-2 dilanjutkan dengan pertemuan 1 on 1 untuk menjelaskan skema kerja sama secara lebih detail dengan sejumlah investor Jepang. Ketiga proyek tersebut yaitu Refuse Derived Fuel Plant Bantar Gebang yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta, Minihydro Power Plant di Banyumas, dan proyek Waste-to Energy di Semarang. 

Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Rabu (20/10), mengatakan tiga proyek ini telah dikurasi secara clean and clear oleh Bank Indonesia dan kantor perwakilan BKPM di Tokyo. Ia memastikan KBRI Tokyo akan terus mendorong kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk lebih memperkuat komitmen bilateral Indonesia-Jepang. 

"Kami mendorong terus terjalinnya kerja sama konkret di sektor energi terbarukan untuk mempercepat transisi energi yang telah dicanangkan kedua negara," katanya. Dalam kegiatan IJBF ke-2 bertemakan Peluang Kerja Sama di Sektor Energi Baru dan Terbarukan yang berlangsung secara virtual ini ikut hadir Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo sebagai pembicara. 

Baca juga: Bentuk Satgas Khusus, Sandiaga Bakal Permudah Perizinan Usaha UMKM

Perry Warjiyo mengungkapkan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia. Dalihnya, kondisi perekonomian mulai membaik dengan pertumbuhan mencapai 7,07% pada triwulan II 2021. (Ant/OL-14)

BERITA TERKAIT