20 October 2021, 19:27 WIB

Bentuk Satgas Khusus, Sandiaga Bakal Permudah Perizinan Usaha UMKM


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus untuk membantu pelaku usaha dalam pengurusan perizinan.

Hal ini usai mendengar keluh kesah para pelaku pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) saat berada di Kabupaten Aceh Besar, Daerah Istimewa Aceh pada Rabu (20/10).

Baca juga: Resmikan Apkasi Otonomi Expo 2021, Presiden Ajak Daerah Manfaatkan Peluang Ekspor

"Kami akan membentuk Satgas Khusus yang akan menampung secara struktural, lintas kementerian dan lembaga agar perizinan yang dibutuhkan pelaku ekonomi kreatif, seperti UMKM bisa kita fasilitasi," katanya dalam keterangan resmi.

Dalam pertemuan itu, para pelaku UMKM mengaku keberatan dengan sejumlah persyaratan serta ketentuan perizinan usaha yang ditetapkan pemerintah. 

Akibatnya, banyak pelaku usaha tersebut mengaku belum memiliki izin usaha yang berujung kepada sulitnya mengakses permodalan.

"Masukan dari para pelaku ekonomi kreatif, agar pemerintah tidak mempersulit perizinan, baik itu berkaitan dengan usaha kuliner maupun lain sebagainya," ucap Menparekraf. 

Sandiaga berpandangan, UMKM menjadi garda terdepan atau lokomotif dari pembukaan lapangan kerja di Tanah Air. 

Sektor UMKM dinilai sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi mencapai 57,24% dari total PDB Indonesia. Berdasarkan data Kemenkop UKM, sebanyak 99% dari total pelaku usaha atau setara dengan 64 juta pelaku usaha berasal dari UMKM dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 117 juta.

"Jangan sampai peraturan-peraturan pemerintah justru menjadi ganjalan, justru menjadi satu hambatan dalam kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif," jelas Sandiaga. 

Selain perizinan, para pelaku UMKM di Aceh jug menyampaikan permintaan untuk dibangun sebuah galeri. Tempat tersebut diharapkan dapat menjadi etalase yang mampu meningkatkan penjualan beragam produk ekonomi kreatif lokal khas Aceh Besar.

"Jadi tadi permintaannya sudah kami tampung dan kami sudah memahami situasi di Aceh Besar, dan kita akan tindak lanjuti dalam konsep kemitraan," tutup Politisi Gerindra ini. (OL-6)

BERITA TERKAIT