15 October 2021, 22:42 WIB

Kereta Cepat Beri Dampak Positif dalam Jangka Panjang 


Andhika Prasetyo | Ekonomi

GENCARNYA pembangunan infrastruktur yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir hampir selalu membawa dampak positif bagi perkembangan kawasan sekitar. 

Mulai dari serapan tenaga kerja yang tercipta saat proyek berlangsung hingga bertumbuhnya pendapatan masyarakat karena aktivitas ekonomi yang bergerak cepat setelah infrastruktur beroperasi. 

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah mengungkapkan hal tersebut juga pasti akan terjadi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. 

Hanya saja, ia memproyeksikan efek positif tidak akan langsung terasa dalam jangka pendek. 

“Perspektifnya harus jangka panjang. Kalau jangka pendek pasti akan terlihat rugi,” ujar Piter melalui keterangan tertulis, Jumat (15/10). 

Baca juga : Dirut KAI : BPKP Segera Audit Pembengkakan Biaya Proyek Kereta Cepat 

Menurutnya, itu adalah hal lumrah karena sebagian besar manfaat dari pembangunan infrastruktur memang baru bisa dirasakan dalam jangka panjang. 

Akademisi dari Universitas Parahyangan Andreas Wibowo menjelaskan proyek transportasi publik memang dibutuhkan untuk memperlancar arus pergerakan manusia dan barang. 

“Untuk itu, dibutuhkan perencanan yang matang karena transportasi publik dalam banyak kasus tidak lagi bersifat standalone. Ini harus terintegrasi dalam suatu jaringan transportasi,” jelas Andreas. 

Ketersediaan transportasi publik seperti kereta cepat, ucapnya, akan membawa dampak eksternalitas, misalnya dari sisi pengembangan wilayah, pertumbuhan ekonomi dan sosial. 

“Dan sepanjang dampak positifnya lebih besar dari pada dampak negatifnya, kita bisa sebut proyek tersebut memang perlu untuk dilaksanakan,” tandasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT