15 October 2021, 08:59 WIB

Resi Gudang makin Diminati Pemilik Komoditas


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero)  merilis data pemanfaatan Resi Gudang di posisi Kuartal III 2021. Terjadinya peningkatan pemanfaatan Resi Gudang dengan angka pertumbuhan yang cukup tinggi. 

Resi Gudang yang diregistrasi, posisi di Kuartal III 2021 tercatat sebanyak 481 RG, meningkat 86% dari posisi yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 258 RG. 

“Melihat pertumbuhan pemanfaatan Resi Gudang yang ada, ini menunjukkan bahwa instrument ini makin diminati masyarakat, khususnya para petani dan pemilik komoditas," demikian disampaikan Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia Fajar Wibhiyadi  melalui keterangan tertulisnya yang dikutip Jumat (15/10)

Dari sisi jumlah komoditas yang di resi gudangkan, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III komoditas yang masuk ke resi gudang mencapai 10 komoditas, naik 43 % dari periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebanyak 7 komoditas. 

Di Kuartal III 2021 juga diwarnai dengan masuknya komoditas baru, yaitu kedelai dengan 2 Resi Gudang yang diregistrasi. Komoditas yang paling banyak diregistrasikan di kuartal III 2021 adalah ayam karkas beku dengan 118 RG, sedangkan di periode yang sama di  2020, komoditas yang paling banyak di registrasi adalah Gabah dengan 160 RG.

Pertumbuhan juga terjadi di volume serta nilai barang. Dari sisi volume barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat sebanyak 9,932 juta Kg, atau mengalami kenaikan 65 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar 6,022 juta kg.  Sedangkan dari sisi nilai barang, di tahun 2021 sampai dengan Kuartal III tercatat mencapai Rp375,4  miliar, naik 206  % dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 sebesar Rp 122,6 miliar. 

Nilai pembiayaan RG di kuartal III 2021 juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dalam catatan Pusat Registrasi Resi Gudang, nilai pembiayaan RG tahun 2021 sampai dengan Kuartal III mencapai Rp215,1 miliar, naik 203 % dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 70,9 miliar.

Sebagai catatan, sepanjang tahun 2020 Resi Gudang yang diregistrasi mencapai 314 RG dalam volume seberat 6,7 juta kg dengan nilai barang mencapai Rp 133,9 miliar. Sedangkan dari sisi nilai pembiayaan, sepanjang  2020 mencapai Rp59,1 miliar. 

BERITA TERKAIT