14 October 2021, 21:13 WIB

Penggabungan Pelindo Dinilai Tepat 


M. Ilham ramadhan Avisena | Ekonomi

DIREKTUR BUMN Institute Achmad Yunus menilai penggabungan Pelindo I, II, dan IV merupakan langkah tepat. Pasalnya inti bisnis keempat perusahaan ialah sama, yakni bergerak di bidang kepelabuhan. 

"Antara pelindo I sampai dengan IV yang membedakan hanya wilayah kerjanya. Saya kira langkah penggabungan tersebut sudah tepat," tuturnya kepada Media Indonesia, Kamis (14/10). 

Yunus menambahkan, penggabungan Pelindo mesti dijadikan sebagai pijakan awal untuk meningkatkan mutu pelayanan. Perusahaan mesti bisa mengatasi persoalan dwelling time dan sesegera mungkin menyeragamkan layanan bisnis proses. 

Sebab dibutuhkan upaya ekstra untuk menyeragamkan layanan lantaran empat perusahaan menjadi satu. 

Baca juga : Erick Thohir: Transformasi BUMN Dapatkan Apresiasi Presiden Jokowi

"Tentu memerlukan penyeragaman dalam kualitas layanan untuk meminimalisir biaya logistik yang timbul akibat standar yang berbeda," kata Yunus. 

Dia juga menilai komposisi direksi perusahaan juga telah cukup merepesentasikan empat perusahaan sebelumnya. Hal itu menurut Yusuf menjadi nilai tambah karena orang-orang yang dipilih memahami budaya korporasi Pelindo. 

Diketahui, penggabungan BUMN pelabuhan telah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tujuh tahun yang lalu. Pada 1 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2021 Tentang Penggabungan PT Pelindo I, III, dan IV (Persero) ke dalam PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). (OL-7)

BERITA TERKAIT