14 October 2021, 16:31 WIB

Dubes Indonesia di Singapura Ajak Investor Berinvestasi di Jakarta


Putri Anisa Yuliani | Ekonomi

DUTA Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, menyampaikan bahwa pemerintah saat ini telah banyak melakukan perubahan regulasi dan membuat kebijakan yang pro investasi dalam rangka memfasilitasi investor ke Indonesia sehingga akan menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia. 

“Kami mengajak para pengusaha atau investor Singapura untuk berinvestasi di Jakarta. Saat ini berinvestasi atau mendirikan usaha di Jakarta bahkan di Indonesia sudah jauh lebih mudah. Kami berharap hubungan kerjasama yang baik antara Indonesia dan Singapura dapat terus terjalin dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia” tutur Dubes Suryo Pratomo dalam sambutannya pada webinar 'Insight into Investment Opportunities in Jakarta Province', Singapura, Rabu (13/10).

Baca juga: INDEF: Pemasaran Digital Satu Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Dubes Suryo Pratomo menambahkan untuk mendatangkan investasi tidak cukup hanya dengan menampilkan potensi dan kekayaan sumber daya alam, namun dengan stabilitas politik dan kondisi ekonomi yang baik maka Indonesia dapat menjadi primadona tujuan investasi. 

Webinar 'Insight into investment opportunities in Jakarta Province' ini juga merupakan bagian dari Road to Jakarta Investment Forum (JIF) 2021 yang rencananya akan diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 11-12 November 2021 yang akan menampilkan lebih banyak proyek – proyek investasi di Provinsi DKI Jakarta untuk ditawarkan kepada investor. 

Jakarta Investment Forum (JIF) 2021 diselenggarakan selama dua hari, dibuka dengan talkshow utama menghadirkan pembicara-pembicara internasional yang memiliki tema 'Strengthening the Post-Pandemic Economy through Collaboration', dan mengangkat berbagai tema seperti Urban Mobility, Urban Health dan Urban Tourism di dalam kegiatan JIF Talks. 

Di dalam acara ini, para calon investor juga berkesempatan untuk beraudiensi dengan pemilik proyek-proyek strategis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Webinar 'Insight into investment opportunities in Jakarta Province' yang dilakukan secara daring ini membahas kebijakan investasi secara umum dan menelaah beberapa peluang proyek investasi yang ditawarkan di Provinsi DKI Jakarta dengan dimoderatori oleh Mohamad Faizal selaku Director of Indonesia Investment Promotion Centre in Singapore. 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta Benni Aguscandra menilai tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menangkap peluang investasi, terlebi hpergerakan Penanaman Modal Asing (PMA) di Jakarta menunjukan tren positif. Sebagaimana data BKPM RI, pada Triwulan II tahun 2021 DKI Jakarta memperoleh sebesar USD 0,96 miliar atau setara Rp14,1 Triliun dari realisasi PMA (Penanaman Modal Asing).   

“Setelah sebelumnya sempat terpukul karena pandemi, kini ekonomi Jakarta berangsur pulih. Tentunya saat ini menjadi momen yang tepat untuk menangkap peluang investasi. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta senantiasa melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan realisasi investasi di Jakarta yang pada akhirnya akan berdampak pada perluasan lapangan kerja, peningkatan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar Asia,” ujar Benni. (OL-6)

BERITA TERKAIT