13 October 2021, 20:16 WIB

GHTG Luncurkan APAC Overseas Operation Centre


mediaindonesia.com | Ekonomi

GREENLAND Hotel and Tourism Group (GHTG) meluncurkan Overseas Operations Centre untuk mempercepat pertumbuhannya di luar negeri. Fasilitas yang terletak di Singapura ini akan menjadi penghubung untuk peluang bisnis dan ekspansi internasional GHTG di kawasan Asia Pasifik (APAC).

Melalui hub ini, GHTG menawarkan layanan konsultasi dan manajemen hotel kelas dunia kepada entitas real estat di segmen perhotelan.

Dengan fokus awal pada Indonesia, Thailand dan Vietnam sebagai pasar dengan pertumbuhan tertinggi, GHTG akan terus mengembangkan jejak bisnisnya di kawasan Asia Pasifik dengan ambisi untuk melakukan ekspansi ke 15 kota pada 2024.

Sejak 7 Oktober 2021 lalu, veteran industri William Lau ditunjuk untuk memimpin ekspansi GHTG di kawasan Asia Pasifik. William akan mengawasi manajemen strategis dan kegiatan operasional APAC Overseas Operations Centre, perluasan brand unggulan Group, serta membina kemitraan dan kerja sama dengan pemilik dan pengembang real estat di wilayah tersebut.

William selaku General Manager GHTG Overseas Operation Centre mengatakan seiring pesatnya perubahan yang terjadi di kawasan ini untuk memenuhi pemulihan di sektor perhotelan, para pemilik aset dan investor mencari perusahaan manajemen hotel dengan keahlian dan pengetahuan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tamu yang baru dan terus berkembang.

"Pijakan yang kuat di bidang pariwisata dan perhotelan, kami yakin dapat memberikan wawasan dan keahlian relevan yang sangat diperlukan untuk membantu pemilik dan investor. Perspektif owner-centric kami terhadap manajemen hotel yang unik, tim internasional yang beragam, dan brand terkenal yang unggul memungkinkan kami untuk mengambil peran dalam pertumbuhan industri perhotelan di kawasan ini," ungkap Lau, dalam keterangan resmi Rabu (13/10).

Lebih lanjut, GHTG melihat bahwa meskipun terjadi perlambatan ekonomi akibat pandemi, Indonesia terus menunjukkan pemulihan dalam banyak aspek, tingkat vaksinasi meningkat, jumlah kasus telah menurun, yang diikuti dengan pembatasan kegiatan sosial yang telah berkurang.

"Kondisi ini dapat meningkatkan frekuensi perjalanan wisata maupun bisnis dan menciptakan permintaan hotel baru di seluruh negeri," ujarnya.

Laporan Top Hotel Construction memprediksi akan ada 119 hotel baru dengan 21.824 kamar di Indonesia antara 2021 dan 2024 yang membuat Indonesia sebagai salah satu pemimpin industri perhotelan di Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia juga terus menyoroti pentingnya industri perhotelan dan pariwisata di negara ini melalui pelaksanaan program stimulus yang meliputi subsidi suku bunga, restrukturisasi kredit dan pinjaman mikro untuk bisnis pariwisata untuk mendorong pemulihan.

Stimulus tersebut berupa hibah pariwisata sebagai bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dengan 70% anggaran tahun lalu disalurkan ke sektor hotel dan restoran. Dengan kebijakan dan strategi yang tepat, GHTG sangat optimistis bahwa 2022 merupakan tahun kebangkitan industri perhotelan Indonesia.

"Pandemi telah mengubah fungsi hotel bukan lagi hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai tempat yang nyaman untuk bepergian dan bekerja. Hotel dapat menawarkan paket self-quarantine, staycation, dan WFH (work from hotel) sebagai potensi bisnis baru. Sekarang saatnya untuk menunjukkan komitmen kami terhadap industri perhotelan dan mendukung program pemerintah Indonesia," ujar William.

Saat ini, GHTG mengoperasikan lebih dari 50 properti di 60 kota, sebagai bukti atas jejak internasionalnya yang terus berkembang. Rangkaian brand yang dimiliki Greenland Group di antaranya termasuk PRIMUS, brand unggulan di sektor hotel mewah yang biasanya terletak di landmark atau gedung pencakar langit, QUBE, hotel bisnis untuk kelas atas dan Q-Box, sebuah oasis yang berpusat pada gaya hidup untuk pelancong perkotaan. Properti ikonik dari portofolio luar negeri Greenland Group meliputi Primus Hotel Kaloum, Guinea, QUBE Hotel Chiba, Q-Box Bangkok Blossom dan PRIMUS Hotel Sydney. (E-3)

BERITA TERKAIT