13 October 2021, 12:13 WIB

Menaker dan Menko Marves Kunjungi BLK Samarinda, Kaltim


mediaindonesia.com | Ekonomi

MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (12/10).

Dalam kunjungan tersebut, Menko Marves dan Menaker berkeliling ke beberapa kejuruan yang ada di BLK Samarinda, seperti kejuruan otomotif, teknik las, dan teknik manufaktur. Luhut menyatakan kekagumannya dan bangga dengan transformasi BLK yang dilakukan oleh Kemnaker. 

“Saya diajak oleh Mbak Menaker untuk lihat BLK di Samarinda ini. Awalnya, saya manyangka BLK masih biasa-biasa aja seperti dulu, tapi setelah lihat langsung saya benar-benar surprise, ternyata BLK sudah berubah menjadi sangat bagus begini,” kata Luhut.

“Inilah salah satu wujud nyata transformasi BLK yang sedang dan akan terus digenjot oleh Menteri Ketenaga-kerjaan Ida Fauziyah,” lanjut Menko Marvest. 

Sementara Menaker Ida Fauziyah menyatakan bahwa Kemnaker sedang melakukan transformasi BLK sebagai salah satu dari 9 lompatan Kemnaker. Menurutnya, dari 21 BLK Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) yang ada di seluruh Indonesia, hingga kini terdapat 8 BLK yang sudah berhasil ditransformasi. 

“Kini Kemnaker sedang dan terus bekerja keras menyelesaikan transformasi seluruh BLK UPTP di seluruh Indonesia,” ucap Menaker.

Menaker juga mengatakan bahwa pihaknya tengah fokus membangun sumber daya manusia (SDM) berkompeten, khususnya di Kaltim, melalui BLK. Ia meminta dukungan Menko Marves agar upayanya berjalan lancar.

“Saya meminta dukungan Pak Luhut untuk terus mencetak SDM yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri daerah setempat,” ujarnya. 

Menaker juga sempat menyampaikan tentang pentingnya peningkatan kompetensi pada saat menemui para pendamping desa Kantor Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Minggu (10/10).

Dalam kunjungan kerjanya ke Kaltim itu, ia berdialog dan mempersilakan para pendamping desa agar memanfaatkan BLK guna meningkatkan kompetensi.

Menurut Ida, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah menyiapkan tenaga-tenaga yang kompeten di desa guna menebarkan kompetensinya kepada masyarakat.

“Jadi pendamping desa harus memiliki kompetensi yang bisa mendorong kompetensi di desa itu,” tutur Menaker. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT