11 October 2021, 22:17 WIB

Thailand Buka kembali Kedatangan Turis Asing Mulai 1 November


Mediaindonesia.com | Ekonomi

THAILAND berencana membuka kembali sepenuhnya bagi turis yang divaksinasi dari negara-negara yang dianggap berisiko rendah mulai 1 November. Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha mengatakan itu, Senin (11/10).

Sebelum pandemi, kerajaan itu menarik hampir 40 juta pengunjung per tahun ke pantai-pantainya yang indah dan kehidupan malamnya yang kuat. Pariwisata menyumbang hampir 20% dari pendapatan nasionalnya.

Namun pembatasan perjalanan terkait covid-19 telah membuat ekonomi terpukul. Pandemi berkontribusi pada kinerja terburuknya dalam lebih dari 20 tahun.

Prayut mengumumkan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa negara itu akan membuka kembali perbatasannya untuk turis yang divaksinasi dan datang dengan pesawat dari negara-negara berisiko rendah. Sebanyak 10 negara yang dianggap berisiko rendah termasuk Inggris, Amerika Serikat, Tiongkok, Jerman, dan Singapura.

"Ketika tiba, mereka harus menunjukkan tes covid-19 (negatif) dan tes sekali lagi pada saat kedatangan," kata perdana menteri. Setelah mendapatkan tes negatif, "Mereka dapat bepergian dengan bebas seperti orang Thailand," katanya.

Pengumumannya secara signifikan melonggarkan pembatasan saat ini untuk turis yang divaksinasi tetapi tetap harus menjalani setidaknya tujuh hari karantina di sebuah hotel.

Lebih lanjut, lebih banyak negara akan ditambahkan ke daftar lampu hijau pada Desember. Dia mengakui keputusan itu datang dengan risiko kasus virus korona akan lebih banyak. "Tapi saya pikir orang-orang tidak akan tahan jika harus kehilangan kesempatan kedua pada peluang bisnis ini."

Baca juga: India Dibuka kembali untuk Turis Mulai 15 Oktober

Tahun lalu, Thailand kehilangan sekitar US$50 miliar pendapatan pariwisata karena kedatangan turis asing turun 83% menjadi 6,7 juta dari rekor 39,9 juta dua tahun lalu. Saat ini, kerajaan memiliki lebih dari 1,7 juta kasus dan 17.751 orang meninggal akibat covid-19. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT