09 October 2021, 16:50 WIB

Tenaga Pendamping KKP Dekatkan UMKM dengan Permodalan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

TENAGA Pendamping Usaha (TPU) yang direkrut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepanjang 2021, terbukti cukup efektif dalam mendekatkan pelaku UMKM dengan lembaga keuangan untuk mengakses permodalan. 

Hingga Agustus 2021, tercatat 43 TPU yang tersebar di 36 kabupaten/kota pada 15 provinsi berhasil mendorong permodalan kepada 530 pelaku usaha. Serta, mencairkan pembiayaan senilai Rp20,9 miliar.

"TPU ini kita rekrut untuk mempersempit gap informasi antara pelaku UMKM dan lembaga keuangan," ujar Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Artati Widiarti dalam keterangan pers, Sabtu (9/10).

Baca juga: 2022, Produksi Perikanan Budidaya Diprediksi Capai 20,54 Juta Ton

Artati mengungkapkan realisasi pembiayaan bersumber dari 26 lembaga keuangan. Terdiri dari 7 bank nasional, 5 bank pembangunan daerah (BPD), 1 bank perkreditan rakyat (BPR), 8 lembaga keuangan non-bank dan 5 koperasi.

Lembaga keuangan dikatakannya juga merasa terbantu dengan adanya TPU. Sebab, calon nasabah yang diusulkan merupakan pelaku usaha yang mendapatkan pembinaan dan pendampingan dalam hal manajemen keuangan. "Sehingga, memudahkan lembaga keuangan dalam melakukan analisis kelayakan kredit," imbuhnya.

Baca juga: OVO Ungkap Strategi Bakar Duit Berdampak Positif ke UMKM

Adapun tugas utama TPU adalah melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan. Itu terkait manajemen usaha untuk meningkatkan status kelayakan finansial dari unbankable menjadi bankable. Target pendampingan dan pembinaan TPU mencakup nelayan, pembudidaya, pengolah, pemasar, petambak garam, hingga penyedia jasa perikanan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong penguatan model penyaluran pendanaan terhadap UMKM sektor kelautan dan perikanan. Dengan sistem atau model yang lebih baik, penyaluran dana pinjaman bisa dinikmati secara luas dan tepat sasaran.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT