07 October 2021, 21:17 WIB

Gandakan Pendapatan, GM Targetkan Mobil Lepas Kemudi pada 2023


Mediaindonesia.com | Ekonomi

GENERAL Motors mengumumkan rencana untuk menggandakan pendapatan pada 2030. Strateginya yaitu meningkatkan produksi kendaraan listrik dilanjutkan pada 2023 meluncurkan mobil yang dapat dioperasikan dengan hands-free atau lepas tangan dari setir di sebagian besar situasi.

Membangun serangkaian pengumuman investasi kendaraan listrik sebelumnya, produsen besar mobil AS itu mengatakan berada di jalur untuk meningkatkan bisnis kendaraan listrik (EV) dengan cepat. Ini akan mencakup kendaraan dengan harga US$30.000, lebih murah daripada penawaran Tesla dan saingan lain.

Para eksekutif juga menjelaskan serangkaian bisnis baru atau yang diperluas dalam asuransi mobil, langganan digital, dan penjualan pemerintah yang akan meningkatkan bisnis. "Kendaraan itu telah menjadi platform perangkat lunak," kata Chief Executive Mary Barra pada briefing dengan wartawan menjelang presentasi investor dua hari, Rabu (6/10). "Ada begitu banyak peluang pertumbuhan yang kami miliki."

GM mengumumkan bahwa program Ultra Cruise yang akan diluncurkan pada 2023 pada kendaraan premium. Ini akan memungkinkan pengoperasian hands-free dalam 95% skenario mengemudi.

Ia juga mengatakan berencana untuk mengungkap truk pikap Silverado serbalistrik di acara teknologi CES pada Januari. Sebelumnya, GM mengatakan menandatangani nota kesepahaman dengan General Electric untuk berkolaborasi dalam pengadaan bahan langka yang digunakan untuk memproduksi kendaraan listrik dan peralatan energi terbarukan.

Barra mengulangi tujuan dunia tanpa kecelakaan, nol emisi, dan nol kemacetan. Perusahaan, klaimnya, telah mengubah dirinya dari pembuat mobil menjadi inovator platform dengan pelanggan sebagai pusatnya.

Pada Juni, GM berjanji untuk meningkatkan pengeluaran untuk EV dan teknologi otonom sebesar 30% menjadi US$35 miliar hingga 2025. Ini bagian dari strategi untuk meluncurkan 30 model listrik baru pada tahun itu.

Baca juga: Stellantis Setop Produksi Mobil di Wina karena Kekurangan Cip

Menggunakan US$140 miliar sebagai dasar, GM mengatakan akan menggandakan pendapatan tahunan itu pada akhir dekade ini. Pendapatan EV melonjak dari US$10 miliar menjadi sekitar US$90 miliar per tahun pada 2030. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT