05 October 2021, 17:39 WIB

Tax Amnesty Bawa Sentimen Positif pada Nilai Tukar Rupiah


Fetry Wuryasti | Ekonomi

PADA perdagangan Selasa (5/10), nilai tukar rupiah ditutup menguat 14 poin di level Rp14.252. Adapun kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) dinilai membawa sentimen positif untuk pasar pada pekan ini.

"Sebab, salah satu pemasukan negara yang cukup besar dalam kondisi pandemi covid-19 adalah dari pengampunan pajak yang akan digulirkan per 1 Januari 2022," tutur Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, Selasa (5/10).

Baca juga: Tax Amnesty Jilid II Dorong Kepatuhan Sukarela

Tax amnesty tahap kedua merupakan lanjutan dari tax amnesty tahap pertama, yang pelaksanaanya disambut positif oleh kalangan pengusaha. Pemerintah melanjutkan tax amnesty tahap kedua karena masih banyak pengusaha, baik di kota besar maupun kota kecil, yang belum mendaftarkan harta kekayaannya.

"Ini merupakan tugas pemerintah agar pengusaha kembali mendaftarkan harta kekayaannya. Pemerintah perlu membentuk tim tax amnesty di tiap provinsi untuk melakukan pendataan. Sehingga, tax amnesty berjalan sesuai dengan regulasi/kebijakan," pungkas Ibrahim.

Baca juga: Pembatalan PPN Sembako Diharapkan Jaga Daya Beli Masyarakat

Kebijakan pengampunan pajak tertuang dalam RUU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), yang sudah disepakati DPR dan akan dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan. Di lain sisi, pemerintah secara resmi mengumumkan kebijakan PPKM diperpanjang hingga 18 Oktober 2021.

"Pada periode PPKM kali ini, masih sama dengan dua pekan sebelumnya. Per 4 Oktober juga tidak ada wilayah di Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 4," imbuhnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT