01 October 2021, 16:25 WIB

Makin Mudah Bertransaksi di Warkop Digital 


Gana Buana | Ekonomi

BERTEPATAN dengan momen Hari Kopi Internasional yang jatuh setiap 1 Oktober, Warkop Digital menegaskan komitmennya untuk mengenalkan kopi Bengkulu melalui UMKM digital yang berakselarasi dengan Provinsi Bengkulu. Bahkan, bekerjasama dengan Bank Indonesia pembayaran digital yang diadopsi semakin mempermudah transaksi pelanggan.

Warkop Digital adalah program wirausaha kedai kopi dengan pemanfaatan teknologi digital dan internet dalam pengembangan potensi desa, pemasaran, percepatan akses, dan pelayanan informasi untuk membangun usaha mikro.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan mayoritas pemasaran dan produksi kopi masih dilakukan secara tradisional sehingga banyak potensi yang bisa digali melalui UMKM. Di sinilah Warkop Digital berperan mempromosikan kopi Bengkulu di dalam negeri bahkan sekarang sampai ke mancanegara. Bengkulu sendiri dikenal sebagai penghasil kopi robusta nasional ketiga.

"Sejak 2018 kita kita menggagas bagaimana pemasaran kopi Bengkulu melalui Warung Kopi Digital. Warkop Digital saat ini sudah hadir di Malaysia bahkan sampai Kazakhstan," ujar Rohidin Mersyah dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (1/10).

Inisiator Warkop Digital Dedi Yudianto menyampaikan, pada 2019 kopi Bengkulu mengikuti kompetisi kopi robusta internasional di Paris. Dengan meraih tiga buah medali, kopi Bengkulu dinobatkan sebagai kopi robusta terbaik di dunia dalam kontes AVPA France.

Bersama Bencoolen Coffee, perusahaan yang memasok kopi Bengkulu untuk Warkop Digital, Warkop Digital akan menjadi digital hub di setiap desa sekaligus untuk mempromosikan produk-produk desa.

"Warkop Digital menawarkan layanan digital untuk memperoleh pendapatan sekaligus membantu mempromosikan potensi-potensi di desa. Jadi Warkop Digital menawarkan dua traffic, dari produk lokal ke online dan produk lokal apa yang bisa dijual ke offline. Itulah kenapa ada digital hub bernama Warkop Digital," kata Dedi.

Baca juga: Senyawa Antioksidan di Kopi Mampu Cegah Paparan Covid-19

Menurut Dedi, warung kopi sudah ada sejak zaman dahulu. Namun, di era digital ini pihaknya ingin mengembangkan warung kopi dengan sentuhan digital. Warkop Digital menghubungkan informasi ke setiap pelosok desa sehingga masyarakat bisa mendapat manfaat bisnis online.

Untuk membantu layanan digital, Warkop Digital bermitra dengan Bank Indonesia dalam penggunaan sistem transaksi digital dengan Quick Respons Code Indonesian Standar atau standarisasi sistem pembayaran berbasis QR Code (QRIS) yang telah diperkenalkan Bank Indonesia pada 1 Januari 2021.

Sebelum ada QRIS, merchant harus menyediakan QR dari Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang berbeda satu sama lain, sehingga butuh masing-masing QR yang berbeda untuk setiap aplikasi PJSP dan ini menjadi kurang efisien. Dengan adanya QRIS, transaksi digital akan lebih efisien, mudah, aman, dan universal.

"QRIS ini juga bisa diagenkan. Melalui Warkop Digital, kita membentuk agen-agen QRIS yang nantinya mereka bisa pasang di semua merchant dan mereka dapat komisi dari transaksi itu. Jadi menjadi agen QRIS pun bisa memiliki pendapatan dari Warkop Digital," ujar Dedi.

Warkop Digital juga memudahkan pemasaran produk koperasi dan UMKM melalui teknologi e-commerce. Warkop Digital bersinergi dengan DEDI DEWI atau DESA DIGITAL DESA WISATA, yakni program digitalisasi ekonomi desa pemerintah untuk meningkatkan potensi wisatanya.

Bersama Warkop Digital, DEDI DEWI telah menjadi program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk transformasi digital ekonomi desa Bengkulu. Bukan hanya di Bengkulu, Warkop Digital akan hadir di 8.490 kelurahan dan 75.436 desa di seluruh Indonesia. (Gan)

BERITA TERKAIT