01 October 2021, 19:05 WIB

Menkeu Minta Edukasi Terkait Materai Elektronik Digencarkan Kepada Masyarakat 


Despian Nurhidayat | Ekonomi

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) untuk mengedukasi masyarakat terkait keamanan dokumen dan materai elektronik. 

“Banyak aspek edukasi dan juga bahkan testimoni dan bukti bahwa memang dokumen itu adalah aman dan memang betul-betul valid atau legal diakui,” ungkapnya dalam Peluncuran Materai Elektronik secara daring, Jumat (1/10). 

Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap peluncuran materai elektronik dapat membuat masyarakat semakin dimudahkan dalam kewajiban membayar pajak melalui bea materai. Di samping itu, masyarakat juga diharapkan semakin terbiasa dengan digitalisasi di berbagai kegiatan. 

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, Sri Mulyani juga meminta DJP dan Perum Peruri terus memonitor keamanan materai elektronik. 

Baca juga : Ekonomi RI Kuartal III 2021 Diyakini tidak Mengalami Tekanan Besar

Kejahatan seperti pemalsuan atau tindakan kriminal lain yang berkaitan dengan penggunaan materai elektronik, menurutnya, perlu terus diwaspadai. 

“Saya juga berharap seluruh Tim DJP melihat bagaimana implikasi penggunaan materai elektronik dalam efisiensi, kenyamanan, dan keamanan transaksi,” kata Sri Mulyani. 

Oleh karena itu, menurutnya, peluncuran materai elektronik tidak hanya soal penerimaan negara dari bea materi, tetapi bagaimana agar masyarakat merasa aman dalam melakukan transaksi elektronik. 

“Jadi kita tidak melulu bicara berapa penerimaan negara kita dari materai, tapi bagaimana perekonomian kita, transaksi-transaki material yang membutuhkan assurance itu bisa difasilitasi instrumen elektronik seperti e-materai,” pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT