29 September 2021, 13:58 WIB

Perbankan Diminta Identifikasi UMKM yang Bisa Disalurkan Kredit


Despian Nurhidayat | Ekonomi

WAKIL Menteri Keuangan Suahasil Nazara berharap perbankan, termasuk Himbara, swasta, BPD dan BPR, untuk segera mengidentifikasi pelaku UMKM yang bisa disalurkan kredit.

Pasalnya, pemerintah tengah mendukung pelaku UMKM dan korporasi melalui penempatan dana pemerintah di perbankan. Tujuannya, mendorong penyaluran kredit saat pandemi covid-19.

Baca juga: OJK: Pertumbuhan Ekonomi ke Depan Bertumbuh dari UMKM

“Kita berharap ini terus berlanjut. Tadinya kita berpikir penempatan dana ini untuk membantu likuiditas perbankan, tapi ternyata likuiditas perbankan tidak bermasalah,” jelas Suahasil dalam seminar virtual, Rabu (29/9).

Dengan likuiditas perbankan yang dipastikan aman, Suahasil menekankan perbankan harus jeli dalam melihat kondisi pelaku usaha yang bisa disalurkan kredit. Pihaknya berharap penyaluran kredit di Tanah Air lebih tinggi.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, penempatan dana pemerintah di perbankan pada 2020 sudah dimanfaatkan 4,7 juta debitur. Hingga 17 September 2021, secara akumulatif sebanyak 5,38 juta debitur sudah memanfaatkan dana tersebut.

Baca juga: BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan di Level 3,50%

Selain penempatan dana di perbankan, pemerintah juga mensubsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang biasanya diambil pelaku UMKM. Di tengah pandemi covid-19, pemerintah juga memberi berbagai insentif pajak.

Dalam hal ini, berfokus pada sektor kesehatan, perlindungan sosial dan program padat karya pemerintah yang dapat meningkatkan serapan tenaga kerja.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT