26 September 2021, 20:20 WIB

Sandiaga Uno: Kualitas Naik, Pendapatan Naik, Indonesia Bangkit,


mediaindonesia.com | Ekonomi

KEMENTRIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong dan menggerakan perekominan masyarakat dengan mendorong UMKM untuk bangkit dan naik kelas dimasa pandemik yang sedang melanda ini.

Berbagai cara dan usaha untuk kembali meningkatkan dan menstabilkan perekoniman. Salah satunya adalah dengan pendampingan dan pelatihan secara offline dan online

Menteri Pariwisata dan ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan,"Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali menyimpan banyak potensi dan sangat kaya dengan atraksi pariwisata serta budaya, mulai dari keindahan alam, kesenian, dan wisata kuliner."

"Kemenparekraf sangat mendukung pelestarian alam dan budaya serta kesejahteraan masyarakat Bali," kata Sandiaga dalam keterangan pers, Minggu (26/9). 

Kemenparekraf mendorong pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat untuk ikut dalam program-program Kemenparekraf seperti Desa Wisata, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, Program Pengembangan SDM, Baparekraf for Startup (Bekup), Bantuan Insentif Pemerintah (BIP), Bedakan (Bedah Desain Kuliner Nusantara), Begerak (Bedah Gerai Kuliner), Inkubasi Fesyen dan Kriya.

Kemenparekraf bekerjasama dengan institusi lainnya mendorong pengembangan infrastruktur di destinasi pariwisata.

“Kalau di Kabupaten Gianyar tentunya kita sudah tahu, di sini banyak sekali kerajinan yang bisa dikembangkan dan naik kelas menjadi tingkat internasional,” kata Menparekraf. 

Untuk itu, Kemenparekraf akan menggelar workshop yang akan membahas terkait peningkatan kualitas dari hasil kerajinan di Kabuoaten Gianyar.

Dengan workshop, kualitas dari produksi kerajinan di Kabupaten Gianyar bisa terus naik kelas sehingga  akhirnya bisa bersaing di kancah internasional.

“Ada pelaku profesionalisme yang akan kita undang untuk meningkatkan kualitas para perajin, sehingga akan ada peningkatan baik secara kulitas dan juga kuantitasnya,” tegas Sandiaga. 

Seperti diketahui, penyelenggaraan workshop ini merupakan bagian penting dari strategi pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia sebagaimana diamanahkan dalam Perpres No.142 Tahun 2018 mengenai Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional.

Keikutsertaan para pelaku ekonomi kreatif sesuai dengan subsektor ekonomi kreatif unggulan di Kabupaten Gianyar diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang sesuai dengan potensi dan kearifan lokalnya masing-masing.

Pada tahun 2021, Kemenparekraf/Baparekraf memiliki target untuk melaksanakan workshop di 25 kabupaten/kota dan Kabupaten Gianyar adalah lokasi ke 14 dari rangkaian kegiatan tersebut.

Program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia merupakan program yang dilaksanakan sejak tahun 2016 dan hingga saat ini terus dikembangkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf.

Kabupaten Gianyar termasuk salah satu kabupaten yang juga telah ditetapkan sebagai KaTa Kreatif subsektor seni pertunjukan pada tahun  2017.

Tahapan kegiatan dimulai dengan pemetaan dan pengusulan subsektor ekraf unggulan melalui kegiatan Uji Petik terhadap empat unsur atau elemen Penilaian Mandiri Kabupaten Kota Kreatif Indonesia (PKM3I), yaitu: pertama. 17 subsektor ekonomi kreatif. Kedua, kreator/pelaku ekraf (ABCG-M).Ketiga, rantai nilai ekonomi kreatif, dan keempat,keterkaitan backward-forward linkage.

Semua unsur PMK3I ini dapat didalami lebih lanjut melalui website https://kotakreatif.kemenparekraf.go.id. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT