23 September 2021, 08:55 WIB

2.709 Buruh Migran Masuk Lewat Batam Dalam Sebulan Terakhir


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

KEMENTERIAN  Perhubungan mencatat, sebanyak 2.709 buruh migran asal Indonesia tiba ke Tanah Air melalui pintu Pelabuhan Batam Centre, Kepulauan Riau selama bulan ini.

Dalam laporan data Direktur Lalu Lintas dan Angkatan Laut Kementerian Perhubungan Mugen S. Sartoto, pekerja migran Indonesia (PMI) tersebut dari Malaysia dan Singapura. Jumlah tersebut terhitung dari 1 hingga 22 September.

"Mereka buruh WNI. Sejauh ini belum ada wisatawan Malaysia atau Singapura yang tiba di pelabuhan ini," kata Mugen saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (22/9).

Secara detail, PMI dari Malaysia yang tiba di Pelabuhan Batam selama bulan ini berjumlah 2.509 orang. Sementara dari Singapura berjumlah 200 buruh migran WNI.

Ribuan buruh migran itu diwajibkan menjalankan karantina selama 8 hari usai tiba di Pelabuhan Batam. Ini sesuai aturan dari Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 76 Tahun 2021 tentang Petunjuk Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut Pada Masa Pandemi Covid-19.

Mugen menuturkan, mereka yang melakukan karantina dirujuk ke Rumah Susun (Rusun) di Tanjung Uncang, Batam dan di hotel yang ditentukan oleh Tim Satgas.

Sedangkan, bagi mereka yang dinyatakan positif covid-19 saat tiba di Pelabuhan Batam, akan langsung dibawa ke di RS Khusus Infeksi Pulau Galang.

"Kalau yang karantina mandiri bagi yang mau gratis di Rusun Tanjung Uncang. Kalau yang hotel bayar sendiri," tandasnya. (Ins/E-1)

 

BERITA TERKAIT