22 September 2021, 22:12 WIB

Kemajuan Teknologi Hadirkan Bahan Bangunan yang Makin Adaptif


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DESAIN arsitektur berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih karena kehadiran software komputer dalam penyelesaian desain bangunan. Bentuk yang semakin dinamis dari hasil olah digital ini perlu diimbangi teknologi bahan bangunan yang adaptif terhadap tuntutan desain modern.

"Di Indonesia memiliki banyak bidang arsitektur tropis diantaranya menggunakan bahan bangunan alami dan modern dan kami terus mengikuti perkembangan desain dan teknologi," kata Erick, Sjarifudin, GM Marketing PT Kenari Djaja Prima dalam webinar Peran Bahan Bangunan Dalam Era Arsitektur Digital yang digelar Kenari Djaja bersama Asrinesia dan Progran Studi Arsitektur Unika Soegijapranata, serta Ikatan Arsitek Indonesia,  Rabu (22/9).

Kaprodi Arsitektur Unika Soegijapranata-Semarang, LMF Purwanto mengatakan peran bahan bangunan di era digital, menarik dibahas untuk mendukung kelangsungan karya arsitektur di Indonesia.

Dosen dan peneliti dari Arsitektur Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya Christina Eviutami Mediatica mengungkapkan, material bangunan turut berpengaruh pada sukses penciptaan sebuah karya arsitektur.

"Melalui topik ‘Fleksibilitas Bahan Bangunan di era ‘Arsitektur Digital’ dijelaskan bahwa material struktur dan finishing bangunan dapat dibentuk sesuai tuntutan fungsi modern, sehingga memperkaya pengetahuan Arsitek dalam  berinovasi mengolah desainnya," ujarnya. 

Baca juga : Deliveree Sediakan Layanan Muat Sebagian

Di sisi lain pengajar Arsitektur Universitas Kristen Indonesia (UKI)-Jakarta,James Erich Dominggus Rilatupa, menyampaikan topik ‘Ekspresi Bahan Bangunan Kayu Pada Karya Arsitektur’ yang mengulas karakter kayu dalam mempengaruhi suatu bangunan.

"Bahan kayu saat ini hanya dapat digunakan secara terbatas, karena semakin tergerus ketersediaannya sebagai bahan alami. Sehingga  ada kekhawatiran suatu saat akan terjadi stagnasi pada rancangan bangunan  berkarakter kayu yang berkesan tropis," kata James.

Ketua IAI Jawa Tengah Sugiarto, menganjurkan para Arsitek dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengantisipasi penggunaan bahan bangunan bagi desain arsitektur modern.

Turut hadir dalam seminar tersebut Dirut sekaligus CEO PT Kenari Djaja Prima, Hendra B. Sjarifudin. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT