21 September 2021, 19:12 WIB

Iran Tunjuk Utusan Selesaikan Tunggakan Irak terkait Pembayaran Gas


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MENTERI perminyakan Iran menunjuk seorang utusan khusus untuk urusan Irak. Ini yang pertama untuk republik Islam dalam menuntaskan tunggakan US$5 miliar dari tetangganya itu terkait pembelian gas.

Kantor berita kementerian Shana mengatakan Menteri Perminyakan Javad Owji telah menugaskan Abbas Beheshti untuk berusaha mempercepat penyelesaian klaim ekspor gas. Irak membeli gas dan listrik dari Iran untuk memasok sekitar sepertiga dari kebutuhan penerangannya yang rusak akibat konflik bertahun-tahun dan pemeliharaan buruk.

Meskipun ada sanksi yang dijatuhkan oleh Washington sejak 2018, Teheran mengekspor gas ke Baghdad di bawah serangkaian pengabaian sementara AS yang dimaksudkan untuk membantu Irak. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada 2013 dan 2015, Irak mengimpor 70 juta meter kubik (2,47 miliar kaki kubik) gas Iran per hari.

Keduanya juga menandatangani kontrak pasokan listrik dua tahun pada Juni 2020. Tetapi Iran telah berulang kali memutus pasokan gas dan listrik untuk menekan Irak agar membayar tagihan yang belum dibayar.

Menurut Shana, Beheshti ditugaskan untuk mengidentifikasi kapasitas dan potensi kedua negara di bidang perdagangan minyak dan produk minyak bumi. Dia juga diminta untuk mengidentifikasi dan menciptakan dasar yang diperlukan untuk meningkatkan kehadiran bersama sektor swasta dan investor dalam industri minyak kedua negara.

Baca juga: Dapat Bahan Bakar Iran, Hizbullah makin Berkuasa di Libanon

Pada Oktober 2020, Sekretaris Persatuan Eksportir Petrokimia, Gas, dan Minyak Iran, Hamid Hoseini, mengatakan 60% ekspor bensin Iran pergi ke Irak. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT