14 September 2021, 19:26 WIB

Tahun Depan, Nilai Transaksi Harian Bursa Ditargetkan Rp13,5 Triliun 


Fetry Wuryasti | Ekonomi

BURSA Efek Indonesia (BEI) menargetkan nilai transaksi harian bursa sekitar Rp13,5 triliun pada 2022. Sejumlah faktor menjadi pendukung optimisme kenaikan transaksi harian secara signifikan.

"Faktornya yaitu pemulihan ekonomi pascacovid-19 di 2022. Semakin maraknya transaksi retail dan (rencana) IPO saham-saham besar di 2022," jelas Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo, Selasa (14/9). 

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Turun, IHSG Diperkirakan Rebound

Namun, Laksono enggan membocorkan identitas calon emiten besar yang akan melantai di pasar modal Indonesia. Pada 2021, BEI tidak akan merevisi target rata-rata nilai transaksi harian bursa, yakni sebesar Rp8,5 triliun.

Sekalipun rata-rata nilai transaksi harian bursa sudah menembus Rp13,06 triliun. Diketahui, investor ritel mendominasi transaksi sepanjang periode 2021.

"Terima kasih buat partisipasi investor retail yang kuat di tahun ini. Menyumbang 60% dari nilai transaksi BEI di Januari-Agustus 2021. Untuk 2022, BEI menargetkan rata-rata nilai transaksi harian bursa Rp13,5 triliun," imbuh Laksono.

Baca juga: Selama Pandemi, BI Injeksi Likuiditas ke Perbankan Rp844,9 Triliun

Berdasarkan data KSEI per Agustus 2021, jumlah investor pasar modal mencapai 6,1 juta SID, atau naik 57,20% dibandingkan posisi per akhir 2020.

"Angka itu didominasi investor dengan usia di bawah 30 tahun sebesar 58,82%. Kelompok ini mampu mencatatkan aset sebesar Rp37 triliun," pungkasnya.(OL-11)

BERITA TERKAIT