14 September 2021, 16:36 WIB

Sasar Muslim, Taitra Gelar Festival Halal Taiwan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

TAIWAN External Trade Development Council (Taitra) akan menggelar Pekan Festival Halal Taiwan yang dibuka secara daring pada Selasa (14/9) pukul 14.00 waktu Taipei. Acara online yang akan diadakan pada 14-16 September 2021 ini bertujuan mempromosikan perusahaan lokal sekaligus memperkenalkan bahwa Taiwan sebagai lingkungan yang ramah bagi umat Muslim.

Pada gelaran Festival Halal Taiwan kali ini, konsumen dapat mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, termasuk Webinar Industri Halal Internasional, pertemuan bisnis secara daring, dan pameran daring berbagai produk halal. "Selama tiga hari penyelenggaran, konsumen dapat akan menemukan lebih dari 60 produk unggulan dari pemasok produk halal premium dari Taiwan," ujar President & Chief Executive Officer Taitra Leonor Lin saat membuka Pekan Halal Taiwan dimulai dalam live streaming opening ceremony dan Webinar Industri Halal Internasional.

Festival Halal itu, lanjut Leonor, diharapkan menarik perhatian lebih dari 400 para pebisnis dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Uni Emirat Arab, Turki, dan beberapa negara Afrika. Lebih dari 50 pertemuan bisnis daring akan diadakan. Acara itu mengundang para tokoh terkenal sebagai pembicara yaitu pendiri dan CEO Crescent Rating Fazal Bahardeen, Wakil Presiden World Academy of Islamic Management Prof. Dr. Faridah Hj Hassan, Ketua Otoritas Sertifikasi Halal Nigeria Dr Ibrahim Oreagba, dan perwakilan dari Camangi Corporation sebagai perusahaan tekstil pertama yang memperoleh sertifikasi halal di Taiwan.

Festival Halal Taiwan kali ini akan berlangsung selama satu bulan hingga akhir Oktober 2021. Anda bisa mendapatkan informasi mengenai Festival Halal Taiwan dalam situs web https://halaltaiwanweek.taiwantrade.com/.

Sebelumnya, pada April 2017, Taitra dipercaya oleh pemerintah untuk mendirikan Taiwan Halal Center dan membantu mempromosikan industri halal Taiwan. Setelah melalui banyak kolaborasi usaha dan daya upaya, kini Taiwan telah menjadi salah satu negara yang memiliki predikat Muslim tourism-friendly mencetak nilai rekor tinggi.

 

Bahkan di tahun ini, Taiwan telah menduduki peringkat kedua di antara semua negara nonorganisasi untuk Kerja Sama Islam (non-OKI) dalam hal Muslim-Friendly Travel Country dari organisasi Global Muslim Travel Index (GMTI). Dengan peringkat ini, Taiwan seimbang dengan Inggris yang juga berdiri di tempat kedua dan hanya tertinggal satu poin dari Singapura. Hasil survei tersebut tentu memberikan kabar baik yang menggembirakan bagi industri pariwisata di Taiwan di tengah tantangan pandemi covid-19. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT