13 September 2021, 20:35 WIB

Sandiaga Luncurkan Program Santri Digitalpreneur


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melaunching program Santri Digitalpreneur Indonesia pada Senin (13/9).

Program ini merupakan kegiatan pelatihan yang ditujukan untuk mengembangkan kapasitas dan kemampuan santri dalam bidang kreatif digital, misalnya berdakwah melalui podcast.

"Selain mendorong memproduksi konten kreatif digital atau menjual barang secara online, tapi santri juga bisa menciptakan konten kreatif digital berkualitas yang unggul," ungkapnya dalam Weekly Briefing virtual Senin (13/9).

Target peserta program Santri Digitalpreneur Indonesia adalah santri dan santriwati dari berumur 15-21 tahun, baik dari pesantren, maupun alumni yang sudah lulus tingkat Madrasah Aliyah.

Para santri, lanjut Menparekraf, juga dapat membuat konten-konten film animasi yang mendidik dan menarik, tanpa mengurangi esensi dari syiar. "Dalam pilot project tahun ini, Kemenparekraf berencana mengajak sampai 550 peserta," tambah Sandiaga.

Fokus Santri Digitalpreneur Indonesia ialah konten digital berdasarkan IP, dan pembuatan digital creative content.

Menparekraf menegaskan, kegiatan ini akan fokus pada pembelajaran kreasi konten ini dibagi berdasarkan outputnya, yaitu 3D & 2D Animation yang akan menghasilkan animator baru, serta creative audio production yang mengajarkan ilmu voice over/dubber.

"Pelatihan sendiri akan berlangsung secara daring dan hybrid," tandasnya. (Ins/E-1)

BERITA TERKAIT