12 September 2021, 13:12 WIB

Pameran Produk Indonesia Bukukan Potensi Transaksi USD 3,26 Juta


Fetry Wuryasti | Ekonomi

INDONESIA berhasil membukukan potensi transaksi sebesar USD 3,26 juta atau sekitar Rp 46,40 miliar pada Pameran Promosi Produk-Produk Unggulan Indonesia di kota wisata Luxor, Mesir.

Pameran yang berlangsung pada Senin (6/9) ini digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo dan Atase Perdagangan (Atdag) Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi.

Produk-produk Indonesia yang dipamerkan antara lain kopi, teh, rempah-rempah, kelapa serut, bumbu masakan, produk makanan dan minuman, kerajinan tangan, fesyen tenun, serta produk-produk industri strategis.

“Capaian tersebut berasal dari permintaan produk hasil pertanian seperti kopi, teh, kelapa serut, bubuk kakao, lengkuas, kapulaga, dan rempah-rempah lainnya senilai USD 1,90 juta atau sekitar Rp 27,16 miliar, serta produk manufaktur seperti suku cadang perabot elektronik rumah tangga dan alat pendingin senilai USD 1,35 juta atau sekitar Rp19,24 miliar,” ungkap Atase Perdagangan (Atdag) Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi, melalui keterangan yang diterima, Minggu (12/9).

Pameran produk Indonesia yang digelar di kota wisata di selatan Mesir tersebut juga ditujukan untuk menggalang partisipasi pelaku usaha di Mesir agar bergabung dalam pameran dagang Trade Expo Indonesia – Digital Edition (TEI–DE) ke-36 pada Oktober 2021.

“Selain mempromosikan produk-produk potensial Indonesia, pameran ini digelar untuk menggalang partisipasi para pelaku usaha di wilayah selatan Mesir, khususnya dari kota Luxor, Hurghada, dan Aswan. Pameran ini kami harap dapat menarik minat para pelaku usaha Mesir untuk bergabung dalam pameran TEI–DE ke-36 pada Oktober 2021 mendatang,” jelas Irman.

Baca juga : Pemerintah Luncurkan Program Bantuan Tunai Untuk Membantu PKL dan Pemilik Warung

Pameran produk Indonesia ini juga dirangkai dengan kegiatan forum perdagangan, pariwisata, dan investasi yang mengusung tema “Indonesia – Egypt Updates; Pandemic and Economic Recovery: Ways to Move Ahead.” Pada acara tersebut, diputar video promosi produk Indonesia, produk industri strategis, pariwisata Indonesia, dan kegiatan-kegiatan diplomasi ekonomi yang selama ini dilakukan KBRI Kairo.

Sekitar 48 pelaku usaha Mesir dari berbagai sektor menghadiri pameran produk-produk unggulan Indonesia tersebut. Turut hadir salah satu pelaku usaha dari Jawa Barat yang membawahi Asosiasi Dagang dan Inkubasi Bisnis (ASDIN) Pesantren Indonesia.

ASDIN mengusung beberapa produk pangan unggulan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti kopi arabika, kopi robusta, gula aren, briket arang, kayu medium-density fiberboard (MDF), dan produk makanan minuman lainnya. Produk-produk tersebut diproduksi oleh kelompok masyarakat dari elemen UMKM pesantren di Jawa Barat.

Dalam acara pameran produk-produk Indonesia di Luxor ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno memberi sambutan secara virtual. Sedangkan hadir secara langsung Duta Besar RI Kairo Lutfi Rauf bersama Wakil Gubernur Provinsi Luxor Mohamed Abdel Kadir Khairi.

Dalam sambutan virtual, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno menekankan perlunya strategi promosi yang inovatif, terdiversifikasi, terdiferensiasi, perhatian pada pengembangan produk, serta penekanan pada pentingnya kerja sama yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif untuk memajukan industri kreatif Indonesia. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT