03 September 2021, 22:05 WIB

Dua Fintech Berkolaborasi Salurkan Rp100 Miliar Dana UMKM


mediaindonesia.com | Ekonomi

DUA pemain financial technology (fintech) peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia, yakni PT Astra Welab Digital Arta (AWDA), dengan produknya Maucash, bersinergi dengan PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu) yang bergerak pada penyaluran pinjaman produktif, untuk menyalurkan pembiayaan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan modal dan pengembangan bisnis.

Maucash dan Batumbu merupakan fintech P2P lending yang telah secara resmi memperoleh izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui program kolaborasi ini, Maucash akan menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UMKM dengan skema berbasis supply chain financing atas tagihan pembelian barang (invoice financing) dari para pelaku UMKM yang menggunakan digital platform milik Batumbu untuk mengajukan pembiayaannya.    

"Batumbu telah membuktikan memiliki manajemen risiko yang baik dengan tingkat keberhasilan (TKB) di angka 100%. Melalui program ini, Batumbu dan Maucash mendukung program pemerintah untuk meningkatkan potensi UMKM agar terus berkembang secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan solusi finansial bagi para pelaku usaha. Dengan demikian, UMKM yang menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat tetap bertahan dan berlangsung di tengah kebangkitan ekonomi Indonesia dari keterpurukan pandemi covid-19 saat ini," ungkap CEO AWDA, Rina Apriana, dalam keterangannya, Jumat (4/9).


Baca juga: Kebutuhan Kredit UMKM yang belum Terpenuhi Rp1.605 Triliun


Sejak Juni hingga Agustus 2021, Batumbu dan Maucash telah menghasilkan pembiayaan mencapai total Rp4 miliar. Berkat program sinergi ini, Maucash dan Batumbu berhasil membantu para pelaku UMKM dalam menjaga arus kas sehingga bisnis dapat terus berkembang. Ke depan, Maucash dan Batumbu berharap dapat menyalurkan pinjaman produktif senilai total Rp100 miliar hingga akhir tahun ini.

"Maucash berkomitmen aktif mendukung peningkatan literasi keuangan dalam bentuk pinjaman baik multiguna maupun produktif dan memberikan produk serta layanan terbaik bagi masyarakat. Kolaborasi Maucash dan Batumbu diharapkan dapat melayani masyarakat luas dan memperkuat perekonomian digital yang sedang berkembang di Indonesia," tambah Rina.

Senada dengan Maucash, Batumbu tidak berhenti hanya pada penyaluran pembiayaan, melainkan juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sisi edukasi, informasi, literasi, serta inklusi keuangan. Melalui pemberdayaan komunitas dalam pendekatan rantai pasok dari hulu ke hilir, Batumbu percaya dapat terciptanya sebuah ekosistem yang berkesinambungan dalam membuka peluang akses penyaluran pembiayaan yang lebih luas dan mudah bagi sektor UMKM di Indonesia.

"Dengan terjalinnya kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan sharing ekonomi melalui sinergi dan kolaborasi yang saling melengkapi antara pelaku industri keuangan, dan aplikasi pendukung sehingga pembiayaan untuk UMKM menjadi lebih mudah cepat dan tepat serta inklusi keuangan juga dapat berkembang lebih baik," kata Jenny Wiriyanto, CEO Batumbu. (RO/S-2)

 

BERITA TERKAIT