29 August 2021, 16:35 WIB

Pasar Tapering The Fed, IHSG Diperkirakan Bergerak Fluktuatif


Despian Nurhidayat | Ekonomi

DIREKTUR Anugerah Mega Investama Hans Kwee memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan akan bergerakn fluktuatif di tengah berbagai sentimen.

"IHSG berpeluang konsolidasi menguat di awal pekan dan berpeluang konsolidasi melemah. IHSG berpeluang bergerak dengan support di level 5,938 sampai 5,884 dan resistance di level 6,138 sampai 6,179," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (29/8).

Menurut Hans, pernyataan dari The Fed atau Bank Sentral Amerika Serikat akan sangat berpengaruh pada pergerakan pasar. Selain itu, tapering juga dikatakan hampir pasti terjadi pada tahun ini, tetapi Chairman The Fed Jerome Powell tidak secara jelas menunjukan kapan the Fed akan melakukan kebijakan.

Baca juga : Permintaan Ekspor Produk UMKM Tinggi saat Pandemi tapi Terkendala Kontainer

"Hal ini akan membuat pasar keuangan tetap menanti kepastian waktu tapering, sehingga komentar para pejabat the Fed akan sangat mempengaruhi pergerakan pasar," kata Hans.

Sementara itu, dari dalam negeri sentimen positif dikatakan tengah terjadi akibat Indonesia yang sukses mengendalikan lonjakan kasus baru harian covid-19, dari puncaknya sekitar 50 ribuan kasus pada pertengahan Juli, menjadi 12.618 kasus per 27 Agustus 2021.

"Langkah pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terbukti efektif menurunkan kasus harian sehingga saat ini BOR di RSDC Wisma Atlet telah menurun hingga 12%. Seiring keberhasilan PPKM dan langkah penurunan PPKM ke level 3 akan positif bagi perekonomian dan pasar keuangan," pungkasnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT