26 August 2021, 08:31 WIB

MDIA Sokong Kinerja Keuangan VIVA di Semester I-2021


mediaindonesia.com | Ekonomi

PT Visi Media Asia Tbk. (ID: VIVA) selama semester I-2021 mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang cukup baik dimana pendapatan Perseroan mencapai Rp920 miliar atau meningkat 5,3% dari periode yang sama tahun 2020. Dengan inisiatif efisiensi dan pengendalian biaya, tingkat profitabilitas Perseroan meningkat drastis dimana EBITDA untuk enam bulan pertama 2021 mencapai Rp75,5 miliar dibandingkan dengan rugi Rp2,1miliar tahun lalu.

Peningkatan kinerja keuangan tersebut dipicu oleh kinerja Entitas Anak, PT Intermedia Capital Tbk. (IDX:MDIA), yang membukukan pertumbuhan pendapatan 11,9% menjadi Rp690 miliar dibandingkan Rp616 miliar di semester I-2020. Dengan menerapkan kontrol biaya ketat, tingkat profitabilitas mengalami lonjakan signifikan dimana EBITDA mencapai Rp154 miliar atau meningkat 104% dari periode yang sama tahun 2020.

"Sepanjang Pandemi Covid-19 dan persaingan TV FTA yang semakin ketat, MDIA melalui anak usahanya yaitu ANTV beradaptasi guna mempertahankan posisinya dalam persaingan. Upaya tersebut meliputi pengendalian dan efisiesi biaya serta penyempurnaan strategi program ANTV. Sementara itu, tvOne, stasiun TV FTA VIVA lainnya, tetap mempertahankan posisinya sebagai stasiun TV berita dan olahraga nomor 1 di Indonesia dengan TVS 3,0%," jelas Neil R. Tobing Corporate Secretary VIVA, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/8).

Merespons penurunan penetrasi dan pendapatan iklan TV FTA serta peningkatan penetrasi dan pendapatan iklan Media Digital, ungkap Neil, pihaknya mengefektifkan lini bisnis Digital (VIVA Digital Venture Company/VDVC –VIVA Digital Brands Consolidation), dan Konten (VIA – Your Creative Hub) untuk menggali untapped market ekosistem ekonomi digital di Indonesia yang pada tahun 2025 mencapai USD124 miliar.

VDVC menitikberatkan layanan pada community-based interest dengan raihan 35 juta users per bulan. Platform media digital VDVC, antara lain: IntipsSelebs, Jago Dangdut, 100KPJ, Sahijab, Milzeru.com, antvklik, tvonenews.com, tvone concect, viva.co.id, Zing, dan Vlix.

VIVA masuk dalam bisnis content vehicle di digital platform dengan skema sharing economy base platforms. VIVA akan menggandeng content creator –baik individu maupun komunitas-- menghasilkan konten-konten unggulan untuk didistribusikan melalui digital platform maupun TV FTA. Harapannya, VIVA Group akan menjadi wadah dan wahana pilihan para professional content creator maupun amatir.

Sementara itu, dengan tagline “Your Creative Hub!”, VIA mendukung hyperlocal content creator serta menjadikan VIVA Group sebagai rumah bagi para pembuat konten di Tanah Air. Di bawah PT Digi Bintang Sinergi (DBS), produk yang dahulu dikenal dengan nama DBS Entertainment itu lahir sebagai perusahaan konten video digital yang berkomitmen kuat untuk mendukung dan merangkul anak bangsa.

Bersama mitranya Lokanima, VIA membuka peluang seluas-luasnya kepada hyperlocal content creator, pekerja seni, serta para pelaku industri kreatif untuk bergabung membangun industri kreatif Indonesia.

Lokanima adalah perusahaan yang bergerak di produksi konten animasi dan pabrik film yang berbasis di Malang, Jawa Timur dan memiliki 300 animator. Mitra distribusi VIA berskala nasional dan global: Telkom Group (Indihome dengan lebih dari 80 juta pelanggan), Tencent, VIU, IQIYI, Mola, dan RANS. (OL-13)

BERITA TERKAIT