15 August 2021, 16:02 WIB

Sepekan Terakhir, IHSG dan Kapitalisasi Pasar Bursa Merosot


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

BURSA Efek Indonesia (BEI) menyampaikan dalam sepekan terakhir atau pekan kedua di Agustus 2021, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai kapitalisasi pasar bursa mengalami kemerosotan yang tipis.

Mengutip laporan BEI pada Minggu (15/8), IHSG mengalami penurunan 1,03% atau berada pada level 6.139,492 dari posisi 6.203,431 pada pekan sebelumnya. Perubahan sebesar 1,08% terjadi pada nilai kapitalisasi pasar bursa selama sepekan, menjadi sebesar Rp7.400,658 triliun dari Rp7.481,273 triliun dari sepekan yang lalu.

Data perdagangan BEI juga menunjukkan bahwa rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencatatkan peningkatan sebesar 3,64% menjadi Rp15,602 triliun dari Rp15,054 triliun pada pekan lalu.

Perubahan kemudian terjadi pada rata-rata frekuensi harian bursa sebesar 5,96% atau menjadi sebesar 1.573.789 transaksi dari 1.673.495 transaksi pada pekan. Selain itu, rata-rata volume transaksi harian bursa juga mencatatkan perubahan sebesar 13,24% menjadi 23,448 miliar saham dari 27,025 miliar saham pada pekan yang lalu.

BEI juga mencatat, investor asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp447,51 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp18,199 triliun.

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 470 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp425,43 triliun dan US$47,5 juta, serta diterbitkan oleh 126 perusahaan tercatat.

Terdapat 2 pencatatan Obligasi Berkelanjutan di BEI pada Senin (9/8), yaitu Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap III Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Mandala Multifinance Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp300 miliar.

PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA (Single A) untuk obligasi tersebut, dan bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Selanjutnya, pencatatan Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT BFI Finance Indonesia Tbk dengan nominal senilai Rp1 triliun.

Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Rating Indonesia (Fitch) untuk obligasi adalah A+(idn) (Single A plus) dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun ini adalah 53 emisi dari 37 perusahaan tercatat senilai Rp55,33 triliun.

Untuk Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 155 seri dengan nilai nominal Rp4.274,01 triliun dan USD400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp6,20 triliun. (Ins/OL-09)

BERITA TERKAIT