13 August 2021, 20:43 WIB

Microsoft Protes Amazon Menangkan Kontrak Cloud Miliaran Dolar AS


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MICROSOFT pada Kamis (12/8) mengonfirmasi bahwa pihaknya menantang keputusan untuk memberikan kontrak komputasi cloud (awan) multimiliar dolar AS kepada saingannya Amazon. Laporan media AS mengatakan kontrak senilai US$10 miliar itu untuk memodernisasi penyimpanan data rahasia di Badan Keamanan Nasional (NSA).

"Berdasarkan keputusan tersebut, kami mengajukan protes administratif melalui Kantor Akuntabilitas Pemerintah," kata Microsoft dalam menanggapi penyelidikan AFP. "Kami menggunakan hak hukum kami dan akan melakukannya dengan hati-hati dan bertanggung jawab."

Juru bicara NSA mengatakan bahwa pihaknya akan menanggapi protes tersebut sesuai dengan peraturan federal yang sesuai. Sementara Amazon menolak berkomentar.

Satu posting di situs web Kantor Akuntabilitas Pemerintah menunjukkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan protes yang diajukan oleh Microsoft pada Juli mengenai NSA, tetapi tidak memberikan rincian. Langkah tersebut dilakukan akibat Amazon memprotes kontrak lain terkait komputasi awan senilai US$10 miliar yang telah diberikan kepada Microsoft.

Pentagon pada Juli membatalkan kesepakatan, yang dikenal sebagai kontrak Infrastruktur Pertahanan Perusahaan Bersama (JEDI), menghindari perselisihan pahit antara Amazon dan Microsoft atas tuduhan bias politik yang memengaruhi penawaran. Microsoft pada akhir 2019 memenangkan kontrak JEDI. 

Baca juga: BTPN Syariah Kembangkan Inovasi Teknologi

Itu memicu protes Amazon dengan alasan bahwa presiden saat itu Donald Trump mungkin telah memengaruhi hasilnya secara tidak semestinya. Amazon menuduh kesepakatan itu disebutnya sebagai balas dendam Trump terhadap perusahaan dan kepala eksekutifnya, Jeff Bezos. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT