30 July 2021, 19:17 WIB

Agar Merek Diminati Konsumen dalam Ranah Digital


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PANDEMI covid-19 yang tak kunjung berakhir masih memberikan tantangan bagi para pelaku bisnis, merek, dan perusahaan. Di sisi lain teknologi digital berkembang semakin pesat, memberikan peluang bagi bisnis dan ekonomi untuk tumbuh di ranah digital dengan semakin baik lagi.  

Pertumbuhan market online semakin meningkat terlebih di masa pandemi. Hal ini disebabkan perubahan perilaku konsumen dalam berbelanja mulai bergeser dari offline ke online. Penggunaan internet pun terus mengalami pertumbuhan. Ditambah lagi, tingkat kepraktisan dan kemudahan dalam belanja online dengan pasar yang luas.

CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo mengatakan merespons perubahan tersebut, perusahaan harus beradaptasi dan berinovasi dalam proses bisnisnya. Yang dapat dilakukan yaitu cara membangun brand awareness di ranah online. Berikutnya hadir di platform tempat konsumen mencari dan membeli produk. Lantas alasan seorang konsumen memilih produk. 

"Yang tidak kalah penting tentu saja membangun brand equity di ranah digital. Bagaimana membuat brand (merek) yang dikelola lebih populer, memiliki reputasi yang baik dibanding pesaing, dibutuhkan strategi khusus agar brand menciptakan pengalaman yang berkesan bagi konsumen," ujar Tri Raharjo, yang juga pengamat dan peneliti brand di Indonesia ini. 

Lebih lanjut Tri menjelaskan, di era digital, perilaku konsumen ketika mencari produk atau merek yakni melakukan penelusuran di mesin pencari atau melakukan marketplace. Penelusuran yang dilakukan alih-alih untuk membeli barang, ketika ingin bertransaksi secara offline, konsumen juga melakukan penelusuran internet untuk mencari referensi produk yang dicari. Ketika datang ke toko, konsumen telah mendapatkan informasi dan langsung menuju produk atau brand yang dipilih. 

Untuk melihat merek pilihan konsumen, Infobrand.id bekerja sama dengan Tras N Co Indonesia menginisiasi riset Brand Choice Index yang melihat keterpilihan merek atas produk yang ditawarkan kepada konsumen berdasarkan riset digital melalui platform market place atau e-commerce. Riset Brand Choice Index berdasarkan tiga aspek penilaian yaitu digital brand awareness, digital consumer choice, serta digital consumer reviews & rating.

Riset dilakukan pada April–Juni 2021 terhadap 150 kategori produk dengan lebih dari 1.000-an merek. Merek yang lolos sebagai top 3 di kategori produk berdasarkan kriteria tersebut ditetapkan sebagai pilihan konsumen dan berhak meraih penghargaan Brand Choice Award 2021. 

Dari hasil riset Brand Choice Index dari 150 kategori menunjukkan 10 produk paling banyak dicari di internet rata-rata per bulan yaitu air mineral kemasan (159,8 ribu), blender (97 ribu), obat maag (78,3 ribu), printer (77,4 ribu), helm full face (48,6 ribu), mixer (42,8 ribu), rice cooker (41,7 ribu), minyak telon (40,6 ribu), plester luka (29,2 ribu), dan kipas angin (24,9 ribu).

Baca juga: Amazon Cetak Pendapatan Rp1.635 Triliun 

Sebanyak 10 kategori paling banyak terjual di dua marketplace teratas yakni anti aging (700,4 ribu), whitening cream (664,7 ribu), nail polish (471 ribu), tisu basah (451,7 ribu), acne serum (396,5 ribu), mouse wireless (368,9 ribu), aloe vera sooting gel (361,2 ribu), sabun mandi antiseptik (345,1 ribu), celana dalam pria (290,3 ribu), dan body mist (275 ribu). Merek yang berhasil meraih Brand Choice Award 2021 antara lain Nutrive Benecol (minuman penurun kolesterol), Mom Uung (pelancar ASI), dan Mustela (stretch marks cream). (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT