25 July 2021, 23:06 WIB

Jusuf Hamka Klarifikasi Persoalannya dengan Bank Syariah


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

PENGUSAHA Jusuf Hamka memberikan klarifikasi ihwal permasalahan dirinya dengan sindikasi bank syariah yang dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Melalui keterangan tertulis, Minggu (25/7), dia memberikan penjelasan agar persepsi publik pada perbankan syariah nasional tak berubah menjadi buruk.

"Saya mohon maaf kepada semua pihak bahwa saya tidak bermaksud menuduh atau mendiskreditkan perbankan syariah kejam. Pernyataan tentang perbankan syariah yang dalam pemberitaan disebutkan kejam tersebut merupakan respons jawaban spontan saya terhadap pertanyaan wartawan dan pertanyaan host salah satu acara podcast youtube," kata Jusuf.

Dia mendukung sepenuhnya perbankan syariah dan perusahaannya telah menggunakan pembiayaan dari bank syariah untuk pembangunan infrastruktur jalan tol di Bandung. Demikian pula dengan proyek jalan tol yang akan digarap oleh perusahaannya nanti, pembiayaan pembangunan itu akan berasal dari perbankan syariah dengan nilai yang cukup besar.

Jusuf bilang, permasalahan yang ramai belakangan ini di publik sama sekali tak menyangkut sistem dan perbankan syariah. Persoalan muncul antara dirinya dengan sindikasi bank syariah ialah terkait proses negosiasi dalam penyelesaian kewajiban pembiayaan yang belum mencapai kesepakatan.

"Permasalahan tersebut menyangkut pelunasan dipercepat atas pembiayaan sindikasi dari bank syariah. Terdapat persepsi dan perbedaan perhitungan kewajiban pelunasan tersebut antara perhitungan dari pihak kami dengan pihak bank sindikasi," jelas Yusuf.

"Sebenarnya pihak kami dan bank syariah sindikasi sudah melakukan beberapa kali pertemuan dan mencapai kesepakatan dalam beberapa hal, tetapi masih ada hal yang masih belum memperoleh kesepakatan dari kami," sambung dia.

Baca juga: OJK Akan Panggil Jusuf Hamka Terkait Dugaan Pemerasan oleh Bank Syariah

Pembiayaan sindikasi tersebut dikucurkan sindikasi tujuh bank syariah kepada PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) pada 2016. PT CMLJ mendapatkan fasilitas pembiayaan sindikasi senilai Rp834 miliar dengan akad pembiayaan Al Murabahah (akad pembiayaan jual beli) dan indikasi yield/marjin setara 11%, tenor 14 tahun (168 bulan), untuk proyek pembangunan jalan tol Soreang–Pasirkoja Bandung (Soroja). (OL-14)

BERITA TERKAIT