21 July 2021, 19:15 WIB

Bersinergi Membidik Proyek EPC Strategis


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PANDEMI covid-19 yang masih melanda Tanah Air sepertinya tidak menyurutkan para pengembang untuk melanjutkan proyek mereka. Demikian juga pembangunan infrastruktur di sejumlah daerah yang tetap berjalan.

Untuk itu PT Rekayasa Industri (Rekind) bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, sepakat meningkatkan sinergi.  Lewat kerja saja itu mereka membidik berbagai proyek strategis di bidang EPC di Tanah Air, terutama untuk sektor industrial plants.

Baca juga: PMN Seharusnya Diberikan Kepada BUMN yang Menjalankan ...

Wujud sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama yang diwakili Alex Dharma Balen (Direktur Utama Rekind), Agung Budi Waskito (Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk), Entus Asnawi Mukhson (Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk), dan Novel Arsyad (Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk).

Kegiatan yang dilakukan secara online, pada Rabu (21/7) itu disaksikan langsung oleh Wakil Menteri I BUMN Pahala N. Mansury, Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian BUMN Zuryati Simbolon dan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Ahmad Bakir Pasaman.

"Ini merupakan bentuk kerjasama dengan prinsip B to B (business to business) bidang EPC, terutama untuk memastikan terselenggaranya proyek-proyek strategis, seperti halnya pengembangan dan pembangunan kilang-kilang, baik itu kilang refinery, petrokimia, fasilitas pengolahan, power plant, gasifikasi hingga pengerjaan proyek di luar negeri,” tegas Pahala N. Mansury dalam sambutannya.

Kerjasama itu juga diharapkan menjadi nilai tambah bagi semua pihak dan memastikan pembangunan berbagai proyek strategis tersebut dengan kualitas yang baik, efisien dan mampu memenuhi timeline yang tepat. Biaya, mutu dan waktu merupakan pertimbangan penting. Bahkan Presiden RI selalu menekankan pentingnya BUMN sebagai salah satu pendorong peningkatan investasi di Indonesia. Salah satu peluang yang memungkinkan untuk meningkatkan investasi adalah melalui pembangunan proyek strategis.

“Kita berharap, dengan berjalannya proyek-proyek strategis tersebut juga akan mendorong dan mengakselerasi perkembangan perekonomian di Indonesia, terutama
mengantisipasi pandemi Covid 19,” tambahnya.

Pahala N. Mansury memastikan prinsip kerjasama antarperusahaan tersebut mengutamakan prinsip GCG (Good Corporate Governance). “Kementerian BUMN menjamin tidak adanya intervensi atau mengedepankan satu pihak dibandingkan pihak lainnya. Semua berdasarkan proses terbuka, kompetitif dan transparan. Kerjasama ini juga mengacu pada Budaya kerja AKHLAK sebagai upaya meningkatkan nilai dan daya saing BUMN karya dan Rekind,” ujarnya.

Sinergi antara Rekind dan 3 BUMN Konstruksi itu mengikat prinsip kerja sama dalam memberikan dukungan  melalui kerja sama operasi (joint operation), konsorsium maupun subkontraktor. Di sisi lain juga mendongkrak potensi pasar, mulai dari penyiapan proposal, pelaksanaan pekerjaan atau memberikan asistensi hingga rekomendasi. Wujud dari kebersamaan ini juga menonjolkan sharing knowledge yang dimiliki antarperusahaan serta dukungan finansial.

“Kami berharap kerjasama ini dapat direalisasikan dan diimplementasikan dengan baik sehingga memberikan benefit bagi pihak-pihak yang terlibat,” ujar Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman.

Apalagi, menurutnya, Rekind merupakan perusahaan terkemuka di Indonesia, yang andal dalam pembangunan berbagai pabrik dan proyek strategis berskala nasional, baik di bidang pupuk, migas, panas bumi, dan lainnya. Tentunya banyak pengalaman, pengetahuan dari Rekind yang bisa menjadi modal berharga. Dapat dikelola bersama, untuk menghasilkan  benefit, bukan hanya untuk Rekind tapi juga pihak-pihak lain.

Direktur Utama Rekind Alex Dharma Balen optimistis sinergi itu bisa menciptakan hubungan saling menguntungkan. Di samping itu juga bisa menjadi momentum bagi penguatan kapabilitas BUMN EPC Nasional, termasuk sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan eksistensi Rekind.

“Selain sebagai perusahaan yang berpegang pada profit oriented, langkah ini juga memainkan peran penting sebagai garda terdepan dalam mengakselerasi
pembangunan, sekaligus melayani publik dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat  Indonesia,” ujarnya. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT