21 July 2021, 20:47 WIB

Ekonom: BI akan Pertahankan Suku Bunga Acuan


Fetry Wuryasti | Ekonomi

EKONOM Ryan Kiryanto memperkirakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) akan tetap mempertahankan suku bunga acuan alias BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7DRRR) di level 3,5% pada Juli 2021. Alasannya, realisasi dan outlook inflasi masih rendah berkisar 1,8%-2,2% di 2021. 

Selain itu, tekanan eksternal masih tinggi terutama dengan recovery ekonomi Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).
Kemungkinan akan ada pula potensi kenaikan inflasi global seiring dengan pertumbuhan ekonominya. 

Nilai tukar rupiah juga masih tertekan oleh sentimen penguatan dolar AS terhadap mata uang kuat dunia lain.
"Masih ada juga sentimen negatif terhadap perekonomian nasional seiring dengan tingginya angka kasus covid-19 secara harian rata-rata lebih dari 40.000 kasus sepekan ini," kata Ryan, Rabu (21/7).

Untuk menjaga kepercayaan pasar, pilihan Bank Indonesia yaitu mempertahankan suku bunga acuan. "Pilihan mempertahankan suku bunga acuan merupakan yang terbaik di masa pandemi saat ini," kata Ryan.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah, mengatakan Bank Indonesia belum perlu melakukan tapering di 2021. Kondisi perekonomian dan sektor keuangan domestik tengah dalam tekanan akibat gelombang kedua covid-19 yang memaksa pemerintah memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca juga: Semester I 2021, Defisit Anggaran Capai Rp283,2 Triliun

Kebijakan moneter di tengah kondisi ini diharapkan tidak menambah kompleks permasalahan. Dia menilai belum mendesak untuk menaikan suku bunga acuan. (OL-14)

BERITA TERKAIT