19 July 2021, 09:59 WIB

Kinerja Positif di Semester 1 2021, Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 40,6%


Mediaindonesia.com | Ekonomi

PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI mencatatkan kinerja positif selama semester I 2021.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas, serta sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang i tu berhasil membukukan pendapatan operasional  Rp77,4 miliar atau naik 6,27% dibandingkan di periode yang sama di 2020 yaitu Rp72,8 miliar.  Sedangkan dari sisi laba, sampai dengan semester I  2021 KBI telah membukukan laba Rp 43,9 miliar, naik 40,6 % dibandingkan periode yang sama di  2020 yaitu sebesar Rp31,2 miliar.

Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi  mengatakan, "Pertumbuhan yang dibukukan di semester I ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis, baik dalam menjaga kinerja usaha seperti transformasi serta digitalisasi bisnis. Selain itu, tekanan pendemi ini juga kami sikapi dengan berbagai langkah efisiensi”

Terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat) yang saat ini tengah diberlakukan, KBI juga menjalankan dengan melakukan WFH 100% bagi karyawan. 

"Namun dengan otomasi yang telah dilakukan, kegiatan operasional KBI tetap bisa berjalan untuk para pemangku kepentingan. Kegiatan kliring tetap berjalan seperti biasa, termasuk dalam proses registrasi resi gudang.”, ungkap Fajar .

Fajar Wibhiyadi menambahkan pihaknya optimistis  trend positif di semester I 2021 ini akan berlanjut di semester II 2021. KBI mentargetkan laba tahun 2021 ini tumbuh 20%, dari laba tahun 2020 sebesar Rp66,4 miliar menjadi Rp79,7 miliar. 

"Berbagai inisiasi bisnis tengah kami jalankan, salah satunya adalah peran KBI sebagai Lembaga Kliring Perdagangan Timah Dalam Negeri, yang sudah mulai berjalan beberapa waktu yang lalu. Selanjutnya, di tahun 2021 ini, berbagai inisiasi bisnis baru juga tengah dalam persiapan, seperti peran KBI sebagai Lembaga Kliring Pasar Fisik Emas Digital serta Lembaga Kliring Berjangka di Perdagangan Aset Kripto,” tandasnya. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT