14 July 2021, 18:37 WIB

Inflasi Inggris pada Juni Melejit ke 2,5% akibat Pembatasan Dilonggarkan


Mediaindonesia.com | Ekonomi

INFLASI Inggris telah melonjak ke prapuncak pandemi baru. Ini karena harga konsumen meningkat akibat pelonggaran pembatasan masyarakat. Data resmi menunjukkan itu, Rabu (14/7).

Indeks Harga Konsumen mencapai 2,5% pada Juni. Angka ini merupakan tingkat tertinggi sejak Agustus 2018 dan dibandingkan dengan kenaikan 2,1% pada Mei 2021, Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) mengatakan dalam pernyataan.

"Harga makanan, mobil bekas, pakaian dan alas kaki, makan dan minum di luar, serta bahan bakar minyak naik pada 2021 tetapi sebagian besar turun pada 2020," kata ONS.

Tingkat inflasi nasional telah meningkat tajam sejak Maret, ketika pemerintah Inggris memulai pencabutan pembatasan akibat virus korona secara bertahap.

Sementara itu, ekonomi akan dibuka kembali sepenuhnya pada Senin depan dengan pencabutan sebagian besar pembatasan pandemi di Inggris.

Investor waspada atas inflasi global karena harga yang melonjak dapat memaksa pembuat kebijakan untuk menaikkan suku bunga sehingga menghambat pemulihan ekonomi.

Tugas utama Bank of England ialah menggunakan kebijakan moneter untuk menjaga inflasi tahunan mendekati target level yang ditetapkan pemerintah sebesar 2,0% untuk mempertahankan nilai pound. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT