13 July 2021, 22:32 WIB

Sandiaga Ungkap Pasar Industri Halal Menjanjikan, Ini Alasannya


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, industri halal menjanjikan guna mendongkrak perekonomian. Dia menyebut, estimasi konsumsi umat muslim berada di angka US$2,2 triliun.

"Ini luar biasa sekali, ini dua kali besarnya dari ekonomi Indonesia. Saya yakin ini akan menembus jumlah US$3 juta pada 2024," jelas Sandiaga dalam keterangannya saat webinar Gunadarma Sharia Economic Event, Selasa (13/7).

Menparekraf menjabarkan, sebanyak 76% dari 260 juta jiwa rakyat Indonesia, konsumsinya mencapai US$220 miliar dari produk dan jasa halal.

Sandiaga menilai sektor ekonomi syariah Indonesia mengalami pertumbuhan. Hal ini dibuktikan dari segi kinerja ekonomi syariah secara umum yang dilaporkan bertumbuh 5,72% sejak 2019.

"Potensi pasar industri halal saya melihat bahwa kita kembali kepada yang menjadi kebutuhan pokok," ungkap Sandiaga.

Pertumbuhan tersebut dipaparkan Sandiaga ditopang oleh makanan halal, fesyen, pertanian, dan sejumlah lini sektor ekonomi syariah.a

Menparekraf juga menyebut, penduduk muslim dunia akan terus berkembang, mencapai 1,84 miliar pada 2018,

"Pada 2030 menjadi hampir sepertiga dari total populasi dunia. Mereka akan membutuhkan produk-produk halal," jelas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Perekonomian syariah ditegaskan Sandiaga harus bisa memetakan peluang usaha senilai lebih dari US$250 miliar.

Ekonomi syariah dijelaskan Sandiaga, merupakan simbol ekonomi yang seharusnya bisa memberikan pemerataan, keberlanjutan, dan keberpihakan ekonomi kepada masyarakat.

"Satu peluang yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat, menghadirkan perekonomian yang berkeadilan,” pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT