03 July 2021, 10:10 WIB

Erick Rombak Komisaris Pertamina, Ahok Tetap Komut


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merombak jajaran komisaris PT Pertamina (Persero) dengan mengangkat tiga nama sebagai dewan komisaris baru perusahaan pelat merah tersebut. Sementara, jabatan Komisaris Utama masih dipegang Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina, Jumat (2/7), Erick menetapkan tiga anggota dewan komisaris baru Pertamina, yakni Heru Pambudi sebagai Komisaris sementara Ahmad Fikri Assegaf dan Iggi Haruman Achsien sebagai Komisaris Independen.

Keputusan itu tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-222/MBU/07/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina. Keputusan tersebut ditetapkan pada 2 Juli 2021.

Baca juga: Pengembang Masih Optimistis Kembangkan Hunian untuk Kelas Atas

"Pengangkatan dan pemberhentian anggota dewan komisaris dilakukan melalui RUPS sebagai salah satu kewenangan pemegang saham," ujar Pejabat sementara (Pjs) Senior Vice President Corporate Communication & Investor Relations Pertamina Fajriyah Usman dalam keterangan resmi, Sabtu (3/7).

Dalam Surat Keputusan tersebut, pemegang saham mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Isa Rachmatarwata sebagai komisaris Pertamina yang dijabat sejak Desember 2019.

Surat Keputusan Kementerian BUMN juga memberhentikan dengan hormat Condro Kirono sebagai anggota dewan komisaris dan David Bingei sebagai anggota dewan komisaris independen PT Pertamina (Persero) sejak 2019 dan 2020.

Pertamina menerangkan profil anggota dewan komisaris baru, seperti Heru Pambudi yang lahir di Bondowoso, Jawa Timur pada 11 Februari 1970. Lulus S1 Ekonomi Manajemen di Universitas Indonesia dan S2 di Universitas of Newcastle Upon Tyne, Inggris.

Heru mengawali karier sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Keuangan pada 1992 di Direktorat Verifikasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pada Maret 2021, ia menempati pos baru sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI.

Ahmad Fikri Assegaf, lahir di Jakarta pada 14 Juni 1968. Ia menjadi satu dari 100 pengacara top Indonesia tahun 2020 versi Asia Business Law Journal dan pernah menjabat sebagai Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia (Persero).

Iggi H Achsien lahir di Indramayu pada 3 Februari 1977. Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia dan menyelesaikan S2 Global Leadership Executive MBA di SBM ITB dan Aalto University, Finlandia. Ia memiliki pengalaman di industri keuangan, terutama di bidang perbankan syariah. (OL-1)

BERITA TERKAIT