29 June 2021, 19:31 WIB

Kadin DKI Yakin Arsjad Rasjid Mampu Bawa Kadin Lebih Maju


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

MUSYAWARAH Nasional Kamar Dagang dan Industri yang akan menetapkan Arsjad Rasjid sebagai Ketua Kadin dan Anindya Bakrie sebagai ketua Dewan Pertimbangan Kadin dinilai Kadin DKI Jakarta akan membuat Kadin lebih maju dan jadi agen perekonomian bangsa yang produktif.

Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan, dengan visi inklusif dan kolaboratif yang digaungkan oleh Arsjad Rasid sebagai ketua umum Kadin yang baru, ia optimistis Kadin daerah yang tersebar diberbagai provinsi dapat diberdayakan kembali.

"Kadin DKI juga akan memberdayakan UMKM, menjadikan pengusaha kecil menjadi pengusaha menengah dan menjadikan pengusaha menengah menjadi pengusaha besar," kata Diana yang merupakan Ketua Kadin DKI Jakarta Peridoe 2019-2024.

Diana mengaku tidak mempermasalahkan pemindahan tempat Munas Kadin dari sebelumnya di Bali menjadi kendari, Sulawesi Tenggara. Ia menilai, Kendari punya tingkat penularan Covid-19 yang rendah dan terkendali dibanding daerah lain, sehingga cocok untuk dijadikan arena Munas Kadin. 

Baca juga : Jokowi Bakal Terapkan PPKM Darurat, Pengusaha Protes

Ia pun mengapresiasi adanya mufakat untuk menyatukan kedua kubu Calon Ketua Umum Kadin usai dipanggilnya Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani beserta Arsjad danAnindya oleh Presiden Joko Widodo. Menurutnya, mufaat itu akan membuat Kadin lebih bersatu.

"Melihat kondisi seperti ini, saat itu Presiden Joko Widodo memanggil Ketua umum KADIN sebelumnya Rosan Roeslani beserta dua calon ketua umum (caketum) KADIN yaitu Arsjad Rasjid dan Anindya Bakrie. Dengan menyertakan dua caketum, mungkin pada saat dipanggil oleh presiden, ada hal-hal yang didiskusikan dan mungkin itu adalah pilihan terbaik menurut Presiden Joko Widodo untuk kepentingan bangsa", papar Diana.

Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DKI Wisnu Wahyudin Pettalolo mengatakan, sosok Arsjad dan Anindya merupakan harapan bangsa untuk memajukan Kadin. 

"Bagaimanapun kita  dalam satu wadah yang bernama Kadin yang merupakan wadah dari berbagai dunia usaha dan industri. Untuk hajat 5 tahun kedepan tentu proses komunikasi harus dijalankan", tutup Wisnu. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT