22 June 2021, 03:55 WIB

Pendapatan Negara di Bulan Mei 2021 Tumbuh 9,3%


Despian Nurhidayat | Ekonomi

WAKIL Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan realisasi pendapatan negara hingga akhir Mek 2021 adalah sebesar Rp726,4 triliun atau 41,7% dari target APBN yaitu Rp1.743,6 triliun.

Suahasil menuturkan, pendapatan tersebut tumbuh 9,3% (yoy) dibandingkan periode sama 2020 yaitu sebesar Rp664,6 triliun yang turun 9% dari Mei 2019.

“Pendapatan negara Mei 2021 kita sudah tumbuh 9 persen dibandingkan akhir Mei 2020,” ungkapnya dalam Konferensi Pers APBN KiTA secara daring, Senin (21/6).

Suahasil menuturkan pendapatan negara terdiri dari penerimaan pajak Rp459,6 triliun, bea dan cukai Rp99,3 triliun, serta PNBP Rp167,6 triliun.

Baca juga: Menperin Imbau Pabrik dan Perkantoran Perkuat Prokes

Secara rinci, penerimaan pajak Rp459,6 triliun itu merupakan 37,4% dari target APBN sebesar Rp1.229,6 triliun yang meningkat 3,4% dibanding realisasi periode sama tahun lalu Rp444,6 triliun.

Kemudian penerimaan bea dan cukai sebesar Rp99,3 triliun merupakan 46,2% dari target APBN Rp215 triliun dan mampu tumbuh 21,6% dari periode Mei 2020 Rp81,7 triliun.

Penerimaan bea cukai tumbuh didorong pertumbuhan bea masuk melalui perbaikan kinerja impor nasional dan bea keluar seiring peningkatan volume ekspor tembaga dan harga produk kelapa sawit serta cukai.

Secara rinci bea masuk tumbuh 3,56% dipengaruhi tren kinerja impor nasional yang meningkat terutama pada sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan besar atau eceran.

Untuk cukai tumbuh 11,9% didorong pertumbuhan cukai hasil tembakau (CHT) yang dipengaruhi limpahan pelunasan kredit pita cukai dari akhir tahun 2020 dan kebijakan penyesuaian tarif pita cukai.

Untuk bea keluar tumbuh 844,6% didorong peningkatan ekspor komoditi tembaga dan tingginya harga produk kelapa sawit.

Selanjutnya, untuk PNBP yang pada Mei 2021 sebesar Rp167,6 triliun atau 56,2% dari target Rp298,2 triliun tumbuh 22,4% dibanding Mei tahun lalu Rp137 triliun. (OL-4)

BERITA TERKAIT