21 June 2021, 18:36 WIB

Sandiaga Dorong Desa Wisata jadi Lokomotif Ekonomi


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menilai pengembangan desa wisata bisa menjadi penggebrak perekonomian daerah dan menjadi lokomotif pertumbuhan nasional dengan membuka lapangan kerja.

“Harapan saya, desa-desa wisata ini mampu menjadi lokomotif dalam meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat sekitar," ungkapnya dalam keterangan pers, Senin (21/6).

Sandiaga menjelaskan untuk mendukung pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dalam rangka pembangunan 244 desa wisata, Kemenparekraf memberikan pelatihan dan peningkatan sumber daya manusia.

Selain itu juga peningkatan kompetensi dari aspek wirausaha melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia, serta Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2021 yang dianggarkan kurang lebih Rp60 miliar.

"Konsep pengembangan desa wisata yang kami dorong secara holistik yakni berbasis budaya, berbasis alam, berbasis buatan. Kuncinya 3A atraksi, aksesibilitas, dan amenitas," tutur politikus Gerindra itu.

Terpisah, Direktur Kuliner, Kriya, Desain, dan Fesyen Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengembangkan dua ragam desa, yaitu desa wisata dan desa kreatif.

Tujuannya untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah desa.

Kemenparekraf juga mengaku sedang menyusun panduan pengembangan desa kreatif dengan desa percontohan di dua desa di kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Kedua desa tersebut yakni Desa Mustika dan Desa Sumber Baru. .

“Untuk desa kreatif sendiri akan difokuskan pada dua hal, yang pertama adalah mendorong transformasi desa berbasis komoditas menjadi desa kreatif," tandas Yuke. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT