16 June 2021, 18:06 WIB

PLN Operasikan SUTT 150 kV di Muara Enim Senilai Rp122 Miliar


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

GUNA meningkatkan pasokan listrik di wilayah Muara Enim, Sumatera Selatan, PLN mulai meoperasikan satu line SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150 kV (kiloVolt) Rantau Dadap - Lumut Balai pada Sabtu, (12/6) yang berlokasi di Kecamatan Semende, Kabupaten Muara Enim.

Proyek ini membangun 115 tower transmisi dengan total panjang bentangan kabel konduktor sepanjang 78,72 kilometer-sirkuit (kms) dan investasi total sebesar Rp122 miliar. SUTT ini akan difungsikan dulu sebagai suplai daya sementara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Rantau Dadap berkapasitas 86 Mega Watt (MW).

“Proyek ini harus selesai secepatnya agar bisa mendukung pengujian dan evakuasi daya PLTP,” ujar1 Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN Wiluyo Kusdwiharto dalam keterangannya, Selasa (16/6).

PLN menyebut, PLTP Rantau Dadap saat ini tengah memasuki tahapan Pra Pengujian Pembangkit Panas Bumi. Dengan suplai daya sementara dari SUTT ini, pengujian dapat dilanjutkan sehingga PLTP Rantau Dadap dapat beroperasi pada 2021 untuk menyalurkan daya sebesar 86 MW ke dalam sistem Sumatera sesuai target.

Lokasi pembangunan ini berada di wilayah pegunungan dengan cuaca dingin dan berkabut, serta akses jalan yang dikatakan minim dan memiliki kontur jalan berbukit terjal yang ekstrem sehingga menuntut kehati-hatian ekstra agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung dengan baik dan aman.

"Saat tim kami harus bekerja di elevasi puncak yang mencapai ketinggian jarak di 1.800 meter dari permukaan laut, selain harus melawan cuaca dingin, kami harus tetap bisa menjaga konsentrasi di tengah menurunnya tekanan udara yang ada di sekitar kami," urai Wiluyo.

PLN berkeyakinan dengan beroperasinya SUTT ini secara langsung memiliki dampak positif dalam meningkatkan daya mampu, memperbaiki kehandalan pasokan listrik, serta bisa meningkatkan bauran pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) melalui penggunaan panas bumi sebagai sumber energi listrik di Provinsi Sumatera Selatan.

Selain itu, SUTT ini juga disebut berpotensi menambah pelanggan melalui pembangunan listrik desa. Beberapa desa di Semende Muara Enim meliputi Desa Danau Gerak, Desa Plakat, Desa Tanjung Agung akan segera terlistriki. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan perhelatan PEDA KTNA (Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan) di Kecamatan Semende pada bulan Juli yang membutuhkan aliran listrik.

"Dengan selesainya pembangunan Tower SUTT 150 kV, artinya kami berkomitmen untuk segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik desa 20 kV kepada masyarakat, dan menyambut diadakannya PEDA KTNA pada Juli mendatang,” pungkasnya. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT